Surabaya (beritajatim.com) – Jelang tahun ajaran baru menjadi berkah bagi pelaku usaha jahit rumahan. Seperti salah satu usaha jahit rumahan di kampung Darmokali gang tugu Surabaya ini, dalam satu bulan menjelang tahun ajaran baru, bisa menerima pesana jahit seragam sekolah hingga ribuan setel seragam sekolah.
Pesanan jahit ini datang dari sekolah Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, pondok pesantren maupun dari perorangan.
Zaskia Fitri, pemilik usaha jahit mengaku pesanan jahit baju seragam diakuinya meningkat hingga 5 kali lipat dari hari biasanya, pasalnya jika diluar momen tahun ajaran baru usaha jahit rumahan ini hanya menerima pesanan menjahit 300 setel seragam sekolah dalam sebulan.
Untuk seragam sekolah yang dijahitkan biasanya seragam sekolah tertentu seperti batik maupun seragam khas dari sekolahan itu sendiri. Namun ada juga yang menjahitkan baju seragam umum seperti seragam putih merah untuk SD maupun seragam putih biru untuk SMP. Untuk bisa menyelesaikan pesanan usaha jahit baju rumahan ini memberdayakan 7 orang warga sekitar.
Harga jahit seragam sekolah di usaha jahit rumahan ini sangat murah untuk satu setel seragam dihargai mulai 20 ribu rupiah hingga Rp25 ribu.






