Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan mempertahankan cukup banyak pemainnya untuk mengarungi Liga 2 musim depan. Total ada delapan pemain yang bertahan, termasuk Sang Putra Daerah, Syarful Mudawam.
Pemain berusia 21 tahun asal Desa Moropelang, Kecamatan Babat itu merupakan produk pembinaan Persela. Syarful tercatat bergabung dengan skuat Laskar Joko Tingkir muda pada awal 2019.
Syarful juga menjadi bagian dari skuat Persela U-18 yang berkompetisi di Elte Pro Academy (EPA) Liga 1 musim 2021. Saat itu tim kebanggaan masyarakat Lamongan masih berkiprah di kasta tertinggi kompetisi sepakbola Tanah Air, sebelum akhirnya terdegradasi pada musim yang sama.
Musim berikutnya, Syarful promosi ke skuat utama. Adalah Fachri Husaini, yang memberikan kesempatan kepada pemain berpostur 170 sentimeter tersebut. Saat itu Fakhri Husaini mendapat kepercayaan menukangi Persela untuk bersaing di Liga 2 musim 2022/2023.
Di bawah asuhan Fachri, Syarful cukup mendapatkan kesempatan bermain. Begitu juga pada Liga 2 musim 2023-2024, kala kursi pelatih Persela diduduki Djadjang Nurdjaman. Syarful tetap mendapatkan kepercayaan mengisi posisi full-back, bergantian dengan pemain lain di posisi yang sama.
Berkat performa yang ditunjukkan Syarful selama 2 musim itu, Persela bergerak cepat untuk menyodorkan proposal perpanjangan kontrak, sebelum pemain potensialnya dipinang klub lain.
Bagai gayung bersambut, Syarful tanpa pikir panjang bersedia menerima tawaran perpanjangan kontrak, dan tetap menjadi bagian dari skuat Persela untuk mengarungi Liga 2 musim 2024-2025.
“Alhamdulillah sangat senang, karena masih diberi kesempatan memperkuat Persela,” kata Syarful, Senin (8/7/2024).
Sebagai putra daerah, Syarful ingin memberikan yang terbaik untuk tim kebanggannya. Apalagi Persela memasang target kembali promosi ke Liga 1.
Adik kandung mantan pemain Persela, Birrul Walidain itu pun bertekad untuk bekerja lebih keras, agar bisa bersaing dengan pemain lain, dan tidak hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
“Target pribadi saya, harus bisa bersaing di tim Persela, yang punya target buat naik ke Liga 1,” tuturnya.
Sembari menunggu Persela menggelar latihan tim, Syarful berlatih secara individu untuk menjaga kebugaran fisiknya, agar tidak tertinggal jauh dari standar atlet profesional, ketika kembali ke tim.
“Biasanya latihan satu jam sehari, 45 menit saya jogging, terus sisanya latihan dengan bola, bisa juggling, dribbling dan passing,” ucapnya.
Selain Syarful Mudawam, pemain yang dipertahankan Persela Lamongan untuk Liga 2 musim 2024-2025 yakni Rafiud Drajat (bek sayap), Ibrahim Musa Kosepa (sayap), Ikhwan Ciptadi (bek tengah), Aldi Al-Achya (sayap), Ade Jantra (gelandang), Lee Yu-jun (gelandang) dan Samuel Reimas (penjaga gawang). (fak/beq)






