Malang (beritajatim.com) – Dua atlet karate Indonesia peraih emas di Asean University Games (AUG) 2024, Ahmad Zigi Zaresta Yuda dan Keko Georgia, mengagumi venue di Universitas Islam Malang (Unisma). Bagi keduanya, venue di Unisma berbeda karena lebih memicu semangat untuk tampil maksimal.
Ahmad Zigi Zaresta Yuda peraih medali emas cabor karate nomor Kata Individual-Men mengaku set up di Gedung Bundar Al-Asy’ari Unisma sangat menarik dan menambah adrenalin saat bertanding.
“Keren sekali venuenya, set up juga keen jadi pas tanding kemarin cukup ngasih tambah adrenalin,” ungkap atlet peraih medali emas pada ajang Sea Games 2022 tersebut.
Tak hanya itu, bagi Zigi, venue di Unisma lebih eksklusif karena hanya menggunakan satu matras. “Venue di unisma ini saya kira lebih eksklusif, karena satu matras, jadi main mulai pertama sampai terakhir itu kesannya kayak final karena kalau di tempat lain itu 3 sampai 4 matras,” ungkap mahasiswa dari Universitas Pendidikan Mandalika ini pada Jumat (5/6/2024).
Hal serupa disampaikan oleh Ceyco Georgia, atlet peraih emas cabor karate Kumite 68kg and below-women. Ia merasa semua persiapan di Unisma dilakukan dengan rapi dan tertata.

“Untuk venue di Unisma, so far so good, mulai volunteer mulai rundown acara dan segala macamnya tertata rapi,” ungkap mahasiswa asal Universitas Kristen Indonesia yang tampil pada AUG 2024 tersebut.
Sebagai informasi, Zigi Zaresta Yuda adalah atlet yang sudah malang melintang dalam cabang olahraga karate. Tercatat ia pernah meraih medali emas cabor karate pada SEA Games 2019, 2021, dan 2023. Ia juga pernah meraih bronze medal pada Asian Games 2018 lalu.
Tak kalah berprestasi, Ceyco Georgia Zefanya adalah peraih Silver Medal SEA Games 2019. Ia juga pernah meraih silver medal Tashkent 2019 dan bronze medal Amman 2018. [dan/beq]






