Jombang (beritajatim.com) – Rapat koordinasi pimpinan dan semua fraksi di DPRD Jombang membahas siapa nama yang diusulkan untuk menggantikan Sugiat sebagai Pj (Penjabat) Bupati Jombang dilakukan Rabu (3/7/2024) sore.
Namun sayang, rapat tersebut tidak menghasilkan apa-apa. Artinya, tidak muncul tiga nama yang akan diusulkan ke Kemendagri untuk menggantikan Sugiat sebagai Pj Bupati Jombang. Seperti diketahui, Sugiat melayangkan surat pengunduran diri pada Selasa (2/7/2024).
Surat tersebut ditujukan ke Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) dan ditembuskan ke DPRD Jombang. Mantan Kabinda (Kepala Badan Intelejen Daerah) Sulbar (Sulawesi Barat) tersebut siap maju dalam kontestasi Pilkada Jombang 2024.
“Mohon maaf, hasil akhir rakor pimpinan dan semua iimpinan fraksi diambil keputusan tidak mengirimkan nama-nama untuk usulan Pj Bupati Jombang pengganti Pak Pj Bupati Jombang (Sugiat) yang mengundurkan diri karena ikut kontetasi Pilkada 2024,” ujar Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi ketika dihubungi melalui ponselnya, Kamis (4/7/2024).
Menurut Mas’ud, dalam rapat tersebut DPRD Jombang sepakat menyerahkan sepenuhnya ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk menentukan siapa yang bakal menggantikan Sugiat sebagai Pj Bupati Jombang. “Surat tersebut sudah kita kirimkan ke Mendagri,” kata Masud.
Diketahui, Sugiat dilantik menjadi Pj Bupati Jombang menggantikan Bupati Mundjidah Wahab. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sekaligus serah terima jabatan dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Minggu, 24 September 2023, siang. Pelantikan ini dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur kala itu Khofifah Indar Parawansa.
Sugiat merupakan putra kelahiran Jombang. Dia berasal dari Desa Japanan Kecamatan Gudo. Sugiat pertama masuk erja sebagai Pj Bupati Jombang pada 25 September 2023. Hal itu setelah pasangan Bupati-Wabup Jombang 2018-2023, Mundjidah Wahab-Sumrambah, habis masa jabatannya per 24 September 2023.
“Saya sudah akrab dengan Jombang. Saya lahir di Dusun Kalongan Desa Japanan Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang,” ujar Sugiat, Senin (25/9/2023), kala itu.
Sugiat juga mengungkapkan tentang program-program prioritas yang akan diterapkan selama memimpin Jombang setahun kedepan. Yakni, sesuai program yang diperintahkan Presiden Joko Widodo.
Di antaranya, penanganan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem. Selanjutnya tentang infrastruktur dan peningkatan investasi. Karena investasi merupakan kunci pertumbuhan ekonomi daerah.
Sedianya, jabatan Sugiat habis pada 24 September 2024. Namun belum tuntas mengemban tugasnya sebagai Pj Bupati Jombang, Sugiat tergoda untuk ikut kontetasi Pilkada yang digelar 27 November 2024. [suf]






