Blitar (beritajatim.com) – Bupati Blitar, Rini Syarifah atau Mak Rini meninjau langsung lokasi tanah longsor di Desa Bumirejo Kecamatan Kesamben. Mak Rini turun langsung ke lokasi untuk memantau jalannya pencarian satu korban yang belum diketemukan.
Selain itu Mak Rini juga menyampaikan bela sungkawa kepada 3 keluarga korban tanah longsor. Bupati Blitar itu juga memberikan santunan kepada istri dan anak korban.
Dalam kesempatan itu, Mak Rini juga meminta tim untuk melanjutkan proses pencarian satu korban lagi yang belum ketemu. Ia berharap satu korban ini bisa segera ditemukan dan dimakamkan.
“Kami hari ini mendatangi rumah korban tanah longsor dan meninjau langsung lokasinya. Pemerintah daerah sudah memerintahkan dinas terkait untuk melaksanakan evakuasi menggunakan alat berat ekskavator,” kata Rini Syarifah, Selasa (2/7/2024).
Dalam kesempatan itu Mak Rini juga menyampaikan pesan kepada warga agar lebih waspada terhadap bencana tanah bergerak dan longsor. Masyarakat pun diimbau lebih mementingkan keselamatan dari mendirikan usaha di lokasi rawan bencana.
“Kami berharap korban yang satu lagi segera ditemukan. Kami bersama Dandim 0808 Blitar, BPBD Kabupaten Blitar, dan BMKG mengimbau agar warga tidak mendirikan bangunan di lokasi yang tanahnya rentan longsor. Di empat kecamatan sudah ada relokasi agar bencana seperti ini tidak terjadi lagi,” tambahnya.
Mak Rini berharap warga yang berada di daerah rawan bencana dapat lebih waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang agar peristiwa serupa tidak terjadi. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.
Rini Syarifah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak bencana.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk membantu warga yang terdampak dan memastikan keselamatan mereka. Semoga korban yang masih hilang segera ditemukan dan keluarga korban yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutupnya. [owi/beq]






