Solo (beritajatim.com)–Arab Saudi adalah negara endemis seperti meningitis, Mers Cov, dan lainnya. Untuk itu bagi para jamaah haji sangat penting menjaga kesehatan tubuh dan melakukan vaksinasi terlebih dahulu.
Sementara itu, setiba di tanah air, apabila jemaah haji mengalami gejala-gejala sakit tertentu seperti demam , maka diimbau untuk segera periksa ke Rumah Sakit (RS) atau Puskesmas setempat.
Koordinator Poliklinik Embarkasi Solo Purwaningsih mengatakan, apabila dalam jangka waktu 21 hari sejak kedatangan di Embarkasi Solo jemaah haji mengalami gejala-gejala sakit, maka jemaah harus segera ke Puskesmas setempat.
“Beberapa gejala tersebut contohnya panas, demam, batuk, pilek, sesak nafas, pusing, kaku duduk, nyeri otot, kemerahan di mata, wajah dan lidah, mual/muntah, hilang nafsu makan , diare, atau gelaja lainnya. Jika menderita itu, segera periksa ke Puskesmas terdekat,” kata Purwaningsih melansir situs resmi Kemenag RI.
Menurutnya, jemaah haji sudah mengalami perjalanan di luar negeri Arab Saudi yaitu di daerah endemis. Karena itu, penting bagi mereka untuk waspada. “Bisa jadi saat pulang jemaah haji membawa kuman, bakteri, virus sebagai penyebab penyakit menular. Dan gejala itu sebagai tanda-tanda awal penyakit menular,” terang Purwaningsih.
“Dengan semakin dini melaporkan dan memeriksakan ke Puskesmas terdekat, maka kesehatan jemaah akan terjamin. Semoga jemaah haji Indonesia senantiasa diberikan kesehatan dan menjadi haji yang mabrur,” tutupnya. [aje]






