Surabaya (beritajatim.com) – Tren liburan sekolah tahun ini menunjukkan dominasi vacation atau liburan ke luar kota mengalahkan staycation yang sempat populer selama pandemi.
Survei terbaru RedDoorz mengungkapkan 75.9% responden memilih menjelajahi destinasi baru, dengan Yogyakarta, Bandung, dan Bali tetap menjadi favorit.
“Buat saya, liburan adalah waktu eksplorasi tempat baru, mencari suasana berbeda, dan melakukan kegiatan yang saya suka, termasuk menikmati alam. Inilah kenapa saya lebih suka vacation,” ujar seorang travel influencer, dalam acara live streaming RedDoorz, Adhe Tora Karyana di Surabaya, 27 Juni 2024.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat tren ini, dengan peningkatan 12.37% pariwisata domestik pada 2023. Namun, staycation tetap diminati karena alasan hemat dan praktis.
“Sebagai orang tua, staycation adalah pilihan simpel tapi tidak membosankan. Saya bisa ajak anak-anak mengenal daerah sekitar sambil kulineran dan berbelanja, namun tetap aman dan nyaman,” kata seorang ibu sekaligus founder komunitas Ibu Berwisata, Rani Dilla.
Mayoritas responden (59%) telah mempersiapkan liburan dengan mencari referensi online dan mengalokasikan anggaran 1-3 juta rupiah. RedDoorz hadir untuk memenuhi kebutuhan akomodasi beragam, mulai dari budget hotel hingga luxury villa.
“Kami melihat semakin banyak keluarga dan kelompok wisatawan yang memilih akomodasi lebih luxurious seperti villa,” ungkap Head of Integrated Communications RedDoorz, Cut Nany Indriani.
Survei ini juga mengungkapkan perbedaan preferensi liburan antara generasi milenial dan Gen Z, serta menyoroti pentingnya kemudahan dalam merencanakan liburan di tengah kesibukan. [asg/but]






