Surabaya (beritajatim.com) Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman angkat bicara terkait peristiwa dugaan tabrak lari di Jalan Embong Malang yang viral di media sosial instagram. Menurut hasil penyelidikan sementara, lansia Surabaya bernama Logianto itu terlibat kecelakaan sesama sepeda motor, Minggu (23/06/2024) sekitar pukul 12.30 WIB.
“Kita mengumpulkan beberapa titik rekaman kamera CCTV. Kesimpulan sementara peristiwa tersebut antara roda 2 dengan roda 2. Tidak benar roda 4 yang terlibat,” kata Arif, Kamis (27/06/2024) pagi.
Selain meluruskan informasi terkait dugaan pelaku Logianto, Arif juga menjelaskan bahwa saat keluarga datang ke Kantor Unit Laka Lantas Dukuh Pakis pada hari korban ditemukan terkapar, keluarga tidak membawa bukti apapun termasuk identitas pribadi. Tanpa membawa identitas yang jelas dan detail peristiwa, polisi tidak bisa semerta-merta membuat surat laporan untuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi.
“Jadi tidak benar pada saat hadir pertama kali tidak dilayani. Karena awal mereka datang tidak memberikan informasi detail peristiwa. Sehingga belum di kategori laporan kepolisian. Karena tidak membawa identitas dan sebagainya. Pihak keluarga sudah memahami ketika kami jelaskan. Dia juga sudah minta maaf,” imbuh Arif.
Arif menegaskan, sebelum pihak keluarga melakukan laporan resmi pada hari Rabu (26/06/2024) kemarin, pihaknya sudah melakukan pra olah TKP. Selain itu, polisi juga sudah memeriksa beberapa saksi dan mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
“Untuk detailnya nanti kami rilis bersama-sama ya,” pungkas Arif.
Sebelumnya, Viral di media sosial terkait seorang kakek yang alami tabrak lari di depan Mall Tunjungan Plaza Surabaya. Dimana akun Instagram (et) janicemicellee, selaku cucu dari korban menceritakan kronologinya.
“Kejadiannya minggu, 23 Juni 2024. Jam 12.30-12.40 siang di jI.Embong Malang, Surabaya depan TP SOGO persis. Kungkung naik sepeda motor nganterin cucunya di lobby SOGO TP. abis gitu pas perjalanan pulang ada orang yang menabrak kungkung sampai akhir kondisi kungkung terkapar di jalan raya,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi sang kakek mengalami patah tulang iga di Ruas 3,4,5,6,7 dan patahan di bagian kanan kepala tepat di belakang mata. Di mana hal ini menyebabkan adanya pendarahan di sebelah kanan kepala. [ang/aje]






