Gresik (beritajatim.com)- Kangean Energy Indonesia (KEI) Ltd resmi memasok kebutuhan gas 15 Billion British Thermal Unit Per Day (BBTUD) ke Petrokimia Gresik. Kepastian pasokan diperkuat melalui perjanjian jual beli gas, atau PJBG. President Director Kangean Energy Indonesia, Didi Basuki dengan Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satryo Annurogo baru-baru ini di Bandung, Jawa Barat.
Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satryo Annurogo menuturkan, adanya pasokan gas ini menjadi komitmen untuk memenuhi alokasi pupuk bersubsidi serta operasional produksi.
“Seiring tingginya kebutuhan pupuk dan pangan nasional, maka kebutuhan gas sebagai bahan baku pupuk juga semakin meningkat. Pasokan gas ini menjadi sangat penting untuk kelancaran produksi pupuk di Petrokimia Gresik, baik pupuk bersubsidi maupun pupuk nonsubsidi,” tuturnya, Selasa (25/6/2024).
Ia menjelaskan tahun ini pemerintah menambah alokasi pupuk subsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton. Kenaikan itu menjadi tanggungjawab yang diamanahkan Petrokimia Gresik semakin besar. “Ditengah amanah itu, jual beli gas telah disepakati hingga akhir Desember 2026 dengan Kangean Energy Indonesia untuk operasional pabrik,” paparnya.
Sementara President Director Kangean Energy Indonesia Ltd, Didi Basuki menyatakan melalui ketersediaan gas ini, diharapkan mampu meningkatkan kontribusi Petrokimia Gresik dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan produktivitas pertanian dalam negeri. “Kami berkomitmen memasok kebutuhan gas sesuai kesepakatan perjanjian jual beli ke Petrokimia Gresik,” pungkasnya. [dny/kun]






