Ponorogo (beritajatim.com) – Ribuan petugas panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) mulai bekerja hari ini Senin (24/6/2024). Dalam sebulan ke depan, mereka melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) di wilayah Kabupaten Ponorogo.
Ya, tugas mereka tentu untuk memperbarui data pemilih penduduk potensial pemilu (DP4) sebanyak 758.688 orang. Jumlah tersebut tersebar di 1.516 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di Ponorogo untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
“Hari ini mulai bekerja untuk petugas Pantarlih,” kata salah satu Komisioner KPU Kabupaten Ponorogo, Amrul Sabrina Sulistia Putra, Senin (24/6/2024).
Amrul menyatakan bahwa proses coklit oleh Pantarlih ini, diharapkan bisa selesai pada tanggal 24 Juli 2024 mendatang, yakni kurang lebih sebulan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemutakhiran data pemilih yang dilakukan secara serentak di seluruh Provinsi Jawa Timur (Jatim).
“Dalam rangka Pilkada 2024, kegiatan ini dilakukan serentak di Provinsi Jatim,” katanya.
Data dari KPU Ponorogo, tercatat ada 2.909 petugas Pantarlih yang akan kerahkan untuk menjalankan tugas ini di Pilkada 2024. Mereka akan mendatangi rumah-rumah warga untuk mencocokkan data dan memastikan keakuratan informasi pemilih.
“Jadi ada 2.909 petugas Pantarlih yang akan akan melakukan coklit,” katanya.
Pantarlih tidak hanya bertugas mencocokkan data, tetapi juga memberikan penjelasan kepada warga mengenai pentingnya partisipasi dalam pemilu dan proses pemutakhiran data ini. Diharapkan, kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memastikan data pemilih yang akurat dan valid.
“Proses ini tentunya untuk memastikan kelancaran dan keabsahan proses demokrasi Pilkada 2024 yang akan digelar pada akhir tahun ini,” pungkasnya. [end/beq]






