Pasuruan (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan memastikan kesiapan tahapan pemutakhiran data pemilih setelah berakhirnya pendaftaran pantarlih. Antusiasme masyarakat terhadap proses ini melebihi ekspektasi, dengan jumlah pendaftar yang jauh melampaui kuota yang dibutuhkan.
Komisioner KPU Kabupaten Pasuruan, Moch Rois menjelaskan, tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) akan melibatkan 4.527 pantarlih selama sebulan ke depan. Meskipun terdapat 2.330 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 365 desa dan kelurahan, jumlah pantarlih yang mendaftar telah mencapai angka yang memadai.
“Kami telah menerima 5.333 pendaftar pantarlih dari hasil penerimaan berkas kemarin, melebihi kuota yang dibutuhkan,” ungkap Rois.
Proses pendaftaran pantarlih ditutup pada Rabu, 19 April pukul 23.59 WIB. Rois menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat Pasuruan yang tinggi dalam berpartisipasi sebagai pantarlih. “Ini mencerminkan tingginya kepedulian terhadap penyelenggaraan Pemilu dan keinginan untuk mensukseskan Pilkada,” katanya.
Langkah selanjutnya adalah penelitian administrasi terhadap calon pantarlih, diikuti dengan pengumuman hasil seleksi, penetapan nama-nama yang lolos, dan pelantikan pantarlih.
“Pantarlih akan bertugas mulai 25 Juni hingga 25 Juli untuk melakukan kegiatan coklit guna memastikan data pemilih terupdate dan akurat,” tambahnya.
Pemutakhiran data pemilih ini dianggap krusial dalam persiapan Pilkada Pasuruan. Rois berharap bahwa dengan data pemilih yang akurat, proses demokratisasi di tingkat lokal dapat berjalan dengan baik.
“Dengan demikian, setiap warga dapat menyalurkan suaranya tanpa kendala pada saat pemilihan,” tutup Rois. [ada/beq]






