Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati kembali berdialog dengan para Pengurus Karang Taruna (Kartar) dengan tajuk ‘Ngopi Bareng Bupati Mojokerto’. Kali ini, Ngopi akronim dari Ngobrol Pemuda Inovatif digelar bersama pengurus Kartar Se-Kecamatan Kemlagi untuk menyampaikan aspirasinya.
Melalui program ‘Ngopi Bareng Bupati Mojokerto’ yang digelar di Kantor Kecamatan Kemlagi, Rabu (12/6/2024) malam, Bupati menyampaikan apresiasinya atas usaha salah satu Kartar tingkat desa di Kecamatan Kemlagi dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat dengan usaha budidaya Lobster air tawar.
“Berawal dari passion budidaya, Kartar Mojosarirejo bisa mengembangkan lobster air tawar, ‘Lobster Kampung’, ini merupakan kegiatan produktif yang luar biasa, padahal mereka itu otodidak dari Youtube,” ungkap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini.
Bupati yang juga sebagai Pembina Umum Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Surya Majapahit Kabupaten Mojokerto ini berpesan, agar sebagai pelopor, Karang Taruna harus bisa berproses sebagai bagian dari usaha untuk menuju kesuksesan. Tidak malu untuk meminta pendampingan para ahli sebagai upaya untuk menambah ilmu.
“Intinya kita harus berproses karena tidak mungkin usaha itu langsung besar dan tanpa kendala dan sepertinya kita butuh pendampingan terkait pengembangan peluang bisnis. Kita juga butuh ilmu, karena setiap perjuangan itu butuh ilmu,” tandasnya.
Bupati juga membeberkan tentang bagaimana proses Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dalam mensupport Usaha Kecil Menengah (UKM), terutama yang termasuk pada kategori Keluarga Penerima Manfaat-Program Keluarga Harapan (KPM-PKH).
Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, jika Pemkab Mojokerto tidak serta-merta memberikan bantuan permodalan kepada para pengusaha UKM. Namun perlu ditinjau lagi terkait pemasaran dan daya jual produk.
“Jadi kalau kita berikan permodalan, kita juga harus mapping terkait pasarnya, apalagi di bisnis makanan tingkat penjualan menjadi sorotan kita untuk beri tambah permodalan,” katanya.
Bupati juga menjelaskan tentang visinya kedepan untuk memaksimalkan tiap potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Mojokerto. Baik itu sarana dan prasarana perputaran ekonomi itu sendiri maupun pada sisi kepariwisataan.
“Kedepannya kita akan maksimalkan tiap pasar yang ada di Kabupaten Mojokerto, baik itu pasar Pemkab ataupun Pasar Desa, termasuk pariwisata juga akan dimapping betul, karena potensi pariwisata di Kabupaten Mojokerto sangat luar biasa, baik itu wisata alam, religi, sejarah maupun buatan seperti RTH,” jelasnya
Turut berpartisipasi pada serap aspirasi program ‘Ngopi Bareng Bupati Mojokerto’ yaitu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Try Rahardjo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Yudha Akbar Prabowo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), M Zakky Asyari dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), M Iwan Abillah. [tin/aje]






