Magetan (beritajatim.com) – Jalur Lama Ngwolo-Sarangan di Kabupaten Magetan terpaksa ditutup selama beberapa jam pada Rabu siang (12/6/2024) untuk kendaraan roda empat. Hal ini disebabkan oleh truk muatan furniture seberat 10 ton dengan nomor polisi B 9503 UEW yang gagal menanjak sebanyak dua kali.
Petugas dari Polres Magetan dibantu warga setempat untuk mengamankan lokasi kejadian dan mencegah terjadinya korban jiwa. Beberapa pengendara motor nekat menerobos dengan melalui celah di pinggir jalan, namun tak sedikit pula yang memilih untuk putar balik.
Sopir truk, Widi Sapto Nugroho (40 tahun), mengaku baru pertama kali melintasi medan jalan tersebut. Ia diarahkan oleh Google Maps sebagai rute perjalanan dari arah Surabaya.
“Mau ke Purwokerto berangkat kemarin malam. Alhasil truk mundur beberapa meter,” ujar Widi.
Widi bersyukur karena kendaraannya tidak terguling dan tidak mengalami luka-luka serius. Ia pun berencana untuk memindahkan muatan ke truk lain dan melanjutkan perjalanan.
“Muatan mau dievakuasi sama truk lain. Tidak ada yang rusak,” pungkasnya.
Menurut keterangan Petugas Pos Lantas Pasar Plaosan Magetan, Bripka Dergantiana, pengemudi truk sempat berusaha putar balik karena sadar tidak kuat menanjak.
“Truk jadi selip, berjalan mundur 5 meter lalu menabrak mobil warga setempat. Sopir truk berangkat dari Surabaya malam hari,” tuturnya.
Bripka Dergantiana menjelaskan bahwa evakuasi pertama selesai sekitar jam 12.00 WIB. Truk kemudian lanjut naik tapi di loket atas kembali mogok dan gagal nanjak lagi.
“Saat ini sudah berhasil naik dengan dibongkar muatannya,” pungkasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di medan yang tidak familiar. Selain itu, penting untuk selalu waspada terhadap informasi rute yang diberikan oleh aplikasi navigasi, karena tidak selalu akurat. [fiq/beq]






