Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Halili Yasin memastikan diri tidak maju pada persaingan bursa kandidat dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 mendatang.
Padahal politisi senior tersebut, juga menjadi salah satu kader potensial yang dimiliki Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, dan bahkan namanya juga tertera dalam hasil bursa survei internal partai.
Terlebih sebelumnya Ketua Desk Pilkada DPC PPP Pamekasan, Ali Masykur juga sempat menyampaikan jika PPP memiliki 4 (empat) kader potensial yang akan bersaing pada pilkada mendatang, yakni Abd Rasyid Fanshori, Achmad Baidowi, Achmadi dan Halili Yasin.
Bahkan dari tiga kader PPP selain Halili, juga menyatakan siap bersaing pada pesta rakyat yang akan digelar serentak pada 27 November 2024 mendatang. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya banner ketiganya yang mulai terpajang di berbagai penjuru Pamekasan.
Namun tidak dengan Halili Yasin, yang lebih memilih melaksanakan jalur pengabdian sebagai wakil rakyat di DPRD Pamekasan. Bahkan ia juga memiliki alasan tersendiri, terlebih berkompetisi pada ajang pilkada juga membutuhkan persiapan matang.
“Kami harus realistis, apalagi keluarga juga belum memberikan izin untuk maju di kursi Pamekasan 1 (Bupati). Terpenting kami punya alasan logis untuk disampaikan kepada partai (PPP), jika tetap dipaksa untuk maju,” kata Halili Yasin, Selasa (11/6/2024).
Sejauh ini, PPP Pamekasan melalui Desk Pilkada gencar melakukan berbagai upaya pendekatan dengan berbagai partai politik (parpol) di Pamekasan, guna menjalin koalisi pada ajang pilkada serentak 2024 mendatang.
Terlebih saat ini PPP Pamekasan, hanya memperoleh 7 kursi legislatif dan dipastikan tidak memenuhi syarat dukungan minimal mengusung kandidat. Sehingga mereka harus menjalin koalisi bersama parpol lain untuk mengusung figur.
Mereka pun sudah memantapkan beberapa kriteria khusus dalam memilih kandidat, khususnya bakal calon wakil bupati untuk disandingkan bersama kader parpol. Termasuk di antaranya survei mencakup elektabilitas maupun aspek lainnya. [pin/but]






