Magetan (beritajatim.com) – Arus lalu lintas (lalin) Terminal Maospati, Kabupaten Magetan dialihkan hingga 17 Juni 2024. Hal ini menyusul Balai Besar Penyelenggara Jalan Nasional (BBPJN) merehabilitasi Jalan Nasional Ruas Maospati Ngawi.
Salah satu titik rehabilitasi yaitu di Pertigaan Terminal Maospati yang dicor atau rigid beton. Sudah nyaris sepekan, persimpangan itu dibuka hanya pada satu jalur untuk keperluan rigid beton.
Sejumlah kendaraan angkutan yang hendak menurunkan atau menaikkan penumpang di Terminal Maospati sementara harus menyesuaikan dengan kondisi. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Madiun telah meminta Terminal Maospati agar sementara menutup terminal dari kendaraan angkutan
‘’Kami sudah sosialisasikan ke agen-agen bus, agar menyesuaikan. Karena jalan bagian depan terminal ini sedang diperbaiki. Jadi, BBPJN meminta agar aktivitas angkutan ke terminal Maospati untuk menyesuaikan. Kami sementara menutup terminal, sesuai perintah,’’ kata Kasatgas Regu C Terminal Maospati, Samsuri, Senin (10/6/2024).
Meski ditutup, pihak Terminal mempersilakan kendaran yang masuk ke area Terminal. Meski untuk aktivitas menaikkan dan menurunkan penumpang diimbau agar tak dilakukan di area terminal.
Sementara itu, pihak kepolisian menerangkan jika area Terminal Maospati Magetan tidak ditutup. Melainkan, arus lalu lintasnya disesuaikan. Lantaran, pintu keluar terminal bakal tertutup karena ada pekerjaan.
‘’Jadi, keluar masuk kendaraan angkutan ini ya satu pintu saja. Terminal tidak ditutup. Tapi, hanya menyesuaikan dengan kondisi saja. Karena, lajur sisi barat ini yang baru akan dicor. Sementar ayang dibuka hanya satu jalur saja,’’ kata Aipda Joni Panit Lantas Maospati.
Joni mengimbau masyarakat agar waspada ketika melalui pertigaan tersebut dan diminta untuk menaati rambu lalu lintas.






