Surabaya (beritajatim.com) – Berikut ini merupakan sinopsis dari ilm thriller menegangkan Under Paris atau Sous la Seine yang telah hadir di Netflix sejak 5 Juni 2024. Film karya sutradara Xavier Gens ini menghadirkan teror hiu raksasa yang mengancam Kota Paris.
Dibintangi oleh Bérénice Bejo, Nassim Lyes, dan Léa Léviant, Under Paris membawa penonton dalam petualangan penuh adrenalin di tengah kota mode Paris. Film ini sukses mengantarkan sensasi menegangkan seperti film-film Hollywood seperti Jaws dan Deep Blue Sea.
Sinopsis Film “Under Paris”
Film ini dibuka dengan kisah Sophia, seorang peneliti kelautan yang menyimpan trauma akibat insiden mengerikan dengan hiu berbahaya bernama Lilith. Lima tahun kemudian, ketenangan Paris mendadak terusik dengan penemuan hiu besar di Sungai Seine, tepat menjelang Kejuaraan Triathlon Dunia.
Ternyata, hiu tersebut adalah Beacon 7, hiu raksasa yang pernah diteliti Sophia dan timnya. Namun, polusi air yang parah telah memicu mutasi pada Beacon 7, memungkinkannya bertahan hidup di air tawar.
Dengan waktu 24 jam sebelum kompetisi triathlon yang berpotensi menjadi bencana, Sophia kembali ditugaskan. Kali ini, ia bekerja sama dengan Adil, komandan polisi sungai Seine, untuk menangkap hiu raksasa tersebut. Misi mereka tidak mudah.
Tekanan dari Wali Kota Paris yang memaksa agar triathlon tetap digelar, serta bahaya dari Beacon 7 yang semakin buas, membuat perburuan ini penuh ketegangan.
Sophia dan Adil harus menggunakan segala keahlian mereka untuk menjinakkan Beacon 7. Berbagai jebakan dan teknologi canggih dikerahkan, namun hiu raksasa itu selalu selangkah lebih maju. Di tengah situasi genting, muncul rintangan baru. Sekelompok aktivis lingkungan nekat memancing Beacon 7 dengan sinyal sonar, berisiko memperparah keadaan.
Sophia dan Adil pun harus berpacu dengan waktu untuk mencegah aksi tersebut. Akibatnya, film ini tak hanya menyuguhkan ketegangan perburuan hiu, namun juga dilema antara keselamatan publik dan kelestarian lingkungan.
Lebih dari Sekadar Film Hiu
Under Paris tak sekadar film hiu biasa. Film berdurasi 1 jam 41 menit ini dikemas dengan efek visual memukau yang menampilkan kengerian hiu raksasa di bawah air Sungai Seine yang gelap. Selain itu, film ini juga menyoroti isu penting terkait pencemaran lingkungan dan dampaknya terhadap ekosistem.
Kesuksesan Under Paris semakin istimewa karena film ini diproduksi dengan biaya rendah. Hal ini menjadikannya sebagai film berbahasa non-Inggris yang mencuri perhatian, menyusul jejak film “Godzilla Minus One”. Sejak dirilis pada 5 Juni 2024, Under Paris langsung menduduki peringkat teratas film terpopuler di Netflix, termasuk di Indonesia.






