Sumenep (beritajatim.com) – Kucing ‘busok’ merupakan ras kucing asli Indonesia yang hanya bisa ditemukan di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Ketua Tim pembuat maskot dan jingle Pilkada Sumenep, Ibnu Hajar menjelaskan, secara genetik, kucing busok ini sangat khas. Karena itu, apabila kucing ini akan dibawa ke luar Pulau Raas, untuk kucing jantan akan dikebiri, agar gennya tidak bercampur dengan kucing ras lain.
“Para pecinta kucing di tingkat internasional pun sudah mengakui bahwa kucing busok ini merupakan ras kucing domestik yang hanya ada di Pulau Raas. Jadi memang kucing ini sangat unik dan khas,” katanya, Jumat (07/06/2024).
Karena itulah, tim mengusulkan kucing dengan warna bulu abu-abu tua polos ini menjadi maskot Pilkada Sumenep 2024. “Apalagi saat ini populasi kucing busok asli makin langka. Jadi dengan dipilihnya kucing busok sebagai maskot, maka ini juga sebagai upaya ikut melestarikan satwa khas Sumenep,” paparnya.
Ibnu yang juga dikenal sebagai budayawan ini mengungkapkan, sebenarnya ada dua usulan untuk maskot Pilkada, yakni kucing busok dan musang Kangean. Musang Kangean ini hanya memakan buah, tidak memakan daging. Populasi musang jenis ini ada di Pulau Kangean.
“Ternyata dari dua usulan tim, KPU memilih kucing busok sebagai maskot Pilkada Sumenep. Bisa jadi karena sekarang ini kan jumlah pecinta kucing makin banyak. Jadi lebih populer dibanding satwa lain,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Ibnu, Si Busok juga bisa menjadi sebuah akronim yang bermakna sangat dalam untuk Pilkada, yakni siap, bebas, umum, serentak, orientasi, kesejahteraan.
“Kami mengusulkan maskot itu juga dari hasil diskusi panjang dengan teman-teman di tim. Harapannya tentu saja Pilkada nanti bisa memilih pemimpin yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat Sumenep, seperti akronim Si Busok,” tuturnya. (tem/ian)






