Surabaya (beritajatim.com) – QS World University Rangkings (QS WUR) merilis hasil terbaru pemeringkatan kampus terbaik di dunia pada Rabu (5/6/2024). Dalam pemeringkatan itu, Unair menempati urutan ke-308 dunia.
”Sejak awal Unair menjadi bagian dari top 500 dunia. Apalagi, sekarang posisi kita berada pada 308, tentu menjadi sebuah karunia yang luar biasa,” ujar Rektor Unair Prof Mohammad Nasih, Jumat (7/6/2024).
Hasil optimal yang diraih oleh Unair dari tahun ke tahun ini pun mendapatkan cap atau penghargaan sebagai The Most Improved University in Asia atau universitas paling berkembang di Asia.
“Pencapaian itu sebagai bukti bahwa Unair merupakan perguruan tinggi yang paling pesat perkembangannya di Asia. Alhamdulillah, Unair bisa fokus bekerja dan selalu bersemangat,” ungkap Prof Nasih.
Meski demikian, kenaikan rangking ini tak akan membuat jumawa. Unair akan terus berbenah, melakukan perbaikan dan peningkatan di segala aspek.
“Kita akan mengidentifikasi dan melakukan rapat-rapat secara informal. Begitu ada masalah yang terjadi, maka saat itu juga kita akan melakukan banyak perbaikan,” ujar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu.
Sebagai informasi, dalam pemeringkatan ini ada sejumlah indikator penilaian yang digunakan. Pertama, reputasi lulusan di dunia kerja. Dalam aspek ini, Unair menempati posisi 80 dunia dan peringkat 2 di Indonesia dengan kenaikan 15 poin dari tahun sebelumnya.
Pada indikator international research network (IRN), Unair berada di urutan pertama di Indonesia dan 701+ di dunia. Sementara itu, pada indikator academic reputation, Unair menduduki posisi 232 dunia dan nomor 4 di Indonesia dengan kenaikan poin sejumlah 22.
Sedangkan indikator faculty student ratio, Unair berada di urutan 259 dunia dan nomor 3 di Indonesia dengan kenaikan 42 poin. Dan pada indikator international faculty, Unair di urutan 330 dunia dan no 3 di Indonesia dengan kenaikan 49 poin.
Tak hanya itu saja, pemeringkatan oleh QS WUR ini juga masih menilai indikator sustainability, employment outcomes, citations per faculty, dan international research network. [ipl/kun]






