Madiun (beritajatim.com) – Jelang dimulainya Kompetisi Piala Soeratin U-13 pada bulan depan, SSB Leo Krajan di Kabupaten Madiun terus menggeber persiapan. Mereka tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk meraih prestasi terbaik di turnamen sepak bola bergengsi ini.
Dengan komposisi 30 pemain yang terdiri dari 15 pemain usia dini dan 15 pemain senior, SSB Leo Krajan menjalani latihan intens di Lapangan Krajan, Kecamatan Mejayan, pada Kamis pagi (6/6/2024).
Pelatih SSB Leo Krajan, Slamet Kasanto, menjelaskan bahwa agenda latihan kali ini adalah internal game, yaitu pertandingan antar pemain muda melawan pemain senior. Hal ini dilakukan untuk menguji kemampuan dan kekompakan tim.
“Kami latihan rutin di Lapangan Krajan. Materi yang diberikan adalah pertandingan durasi 30 menit,” ujar Slamet.
Slamet optimistis SSB Leo Krajan dapat meraih hasil terbaik di Piala Soeratin U-13. Optimisme ini didasari oleh kontribusi besar SSB Leo Krajan dalam menyumbang pemain bagi Persekama Madiun di kompetisi nasional.
“Musim lalu, mayoritas pemain senior SSB Leo Krajan bermain di Liga 3. Bahkan ada juga yang ikut Soeratin baik bersama klub kami maupun klub SSB ternama,” ungkapnya.
Slamet menegaskan bahwa meskipun gagal meraih juara, SSB Leo Krajan tetap berkomitmen untuk membina dan mengembangkan talenta muda sepak bola di Kabupaten Madiun.
“Muara pembinaan bagi kami adalah harus bermain di kancah nasional, minimal bisa menyalurkan ke klub yang lebih tinggi,” tegasnya.
Di sisi lain, Penasihat SSB Leo Krajan, Sandhika Ratna Ferryantiko, berharap pembinaan sepak bola di Kabupaten Madiun dapat dimulai sejak usia dini hingga dewasa.
“Tentu pendidikan sepak bola tidak mudah dalam penjaringan SSB. Namun secara tidak langsung membangkitkan gairah sepak bola,” pungkasnya. [fiq/aje]






