Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 18 ekor sapi berpenyakit ditemukan di Pasar Dimoro Kota Blitar. Bahkan, 4 di antaranya dinyatakan positif Lumpy Skin Diseases (LSD).
Sementara 9 ekor sapi lainnya dinyatakan cacingan. 3 ekor sapi lainnya diketahui mengidap penyakit scabies dan 2 lainnya terjangkit penyakit Bovine Ephemeral Fever (BEF) disebut juga sebagai Demam Tiga Hari.
“Jadi tadi ditemukan beberapa penyakit ya LSD ada 4 ekor,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, Dewi Masitoh, Rabu (5/6/2024).
Temuan tersebut didapat dari sidak yang dijalankan DKPP Kota Blitar. Sidak ini sengaja dilakukan untuk memastikan kondisi sapi dan kambing kurban benar-benar sehat.
“Itu berasal dari luar kota kemudian kita juga menemukan parasit yang cacingan disini ada 9 kemudian BEF ada 2 kemudian tadi menemukan campak sekali tadi campak di sini. Scabies tadi ada 3 ekor,” imbuhnya.
Tindakan pengobatan pun langsung dilakukan oleh tim dokter hewan. Penyemprotan disinfektan dan pemberian obat juga langsung dilakukan.
Sapi yang berpenyakit tersebut juga diminta agar segala dibawa pulang. Sang peternak diminta untuk mengisolasi sapi yang berpenyakit tersebut hingga sembuh.
“Tadi yang kena LSD kita disinfektan dan kita suruh agar segera dibawa ke rumah agar tidak menular ke yang lain,” tutupnya. [owi/beq]






