Gresik (beritajatim.com)- Dirut BPJS Kesehatan Gufron Mukti menegaskan dirinya meminta fasilitas pelayanan bagi peserta dipermudah, cepat dan tanpa diskriminasi. Hal ini disampaikan saat meresmikan kantor baru BPJS Kesehatan Gresik, Senin (3/6/2024).
Mantan Wakil Menteri Kesehatan itu mengatakan, keberadaan kantor baru ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan di Provinsi Jawa Timur khususnya di Kabupaten Gresik.
“Bulan Mei 2024 lalu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 271,4 juta, atau sebanyak 97,27% dari seluruh penduduk Indonesia,” katanya.
Selain JKN lanjut dia, BPJS Kesehatan juga telah bekerja sama dengan 23.274 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.099 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di seluruh Indonesia.
“Saya mengajak seluruh fasilitas kesehatan mitra BPJS untuk terus menerapkan transformasi mutu layanan dengan memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara tanpa diskriminasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo menuturkan, saat ini peserta JKN di Kabupaten Gresik sendiri mencapai 1.320.559 atau 101.84 persen dari seluruh penduduk Kabupaten Gresik. Selain itu, juga bekerja sama dengan 99 FKTP dan 42 FKRTL.
“Dari jumlah itu semua pelayanan kami sudah dua kali maksimal,” tuturnya.
Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono mengapresiasi upaya Bupati Gresik dalam mendaftarkan seluruh warga Kabupaten Gresik, sehingga memperoleh predikat Universal Health Coverage (UHC).
“Transformasi yang luar biasa terhadap pelayanan JKN semakin baik, serta mudah dengan berbagai inovasi digital yang canggih,” tuturnya.
Ia menambahkan, Pemprov Jatim berkomitmen untuk memastikan seluruh warga memperoleh predikat UHC. Dirinya berharap bahwa para stakeholder terkait juga ikut aktif menyukseskan penyelenggaraan JKN, sehingga masyarakat Jawa Timur seluruhnya sudah dijamin oleh program JKN.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menyatakan daerahnya telah mencapai UHC. Dirinya berterima kasih kepada seluruh pihak yang terkait, sehingga masyarakat Kabupaten Gresik sudah sepenuhnya dijamin oleh Program JKN.
“Kesehatan adalah faktor penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjadi peserta JKN, masyarakat tak perlu kuatir lagi saat membutuhkan layanan di fasilitas kesehatan,” tandasnya. [dny/ian]






