Surabaya (beritajatim.com) – Alfamart, perusahaan retail di Indonesia, menunjukkan komitmennya dalam menjaga keindahan dan kelestarian lingkungan dengan memberikan bantuan bibit bunga bougenville kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Hal ini dilakukan karena keberadaan bunga bougenville yang membentang di sisi kiri dan kanan sepanjang Jembatan Suroboyo yang mulai pudar, menggugah kepedulian Alfamart. Demi mempercantik kembali ruas jembatan, Alfamart memberikan bantuan bibit bunga bougenville varigata tak lebih dari 100 bibit.
Bibit bunga diserahkan simbolis oleh Area Manager Alfamart Surabaya, Samud dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, bersama Kabid Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH Surabaya, Mirna Agusta. Kamis (30/5/2024).
“Terima kasih Alfamart, bibitnya sangat bermanfaat. Daerah sini kebetulan wilayah pesisir Kenjeran sehingga angin laut yang berhembus ke bunganya asin dan menyebabkan bunganya gampang layu dan banyak yang mati. Jadi harus sering dirawat dan yang mati akan diganti bougenville baru,” jelasnya.
Selain di titik Jembatan Suroboyo, bibit bougenville bantuan Alfamart juga akan ditanam di wilayah Sunan Ampel. Surabaya identik sebutan taman kota, sehingga di berbagai ruas jalan banyak ditemui beragam bunga yang cantik.
Corporate Communication Alfamart, Ame Dwi Pramesti, dalam kesempatan yang sama mengatakan, program ini mengusung kampanye Alfagreen dan telah menjadi program berkelanjutan Alfamart.
“Tahun sebelumnya, Alfamart memberi bantuan bibit pohon ketapang kencana dan ditanam di Stadion Gelora Bung Karno. Tahun ini gantian bibit bunga. Tahun depan mungkin berupa bibit buah, seperti yang sudah kami lakukan dengan DLH Sidoarjo. Kami memberi bantuan bibit buah mangga, jambu, dll,” jelasnya.
Alfamart merupakan perusahaan yang concern di bidang lingkungan, kampanye go-green gencar dijalankan. Tak hanya memberi bantuan bibit pohon atau bunga dan buah, tapi juga membangun kampung go-green Alfamart di sejumlah wilayah di Indonesia bekerja sama dengan warga dan komunitas hijau serta bank sampah.
“Di toko, kita juga terus-menerus mengedukasi konsumen dengan kampanye stop kantong plastik. Konsumen kita arahkan agar membawa kantong belanja sendiri. Kami juga sangat support apabila pemda seperti Surabaya sudah memiliki regulasi zero kantong plastik di seluruh swalayan dan ditegaskan melalui Perwali 16/2022,” pungkasnya.[rea/ted]






