Ponorogo (beritajatim.com) – Kepala Desa (Kades) Purworejo Kecamatan Balong Didik Subagio secara mengejutkan daftar penjaringan bakal calon bupati (bacabup) Ponorogo ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tidak hanya di PKB, dirinya juga ingin mendaftar ke partai politik (parpol) lain di Ponorogo. Namun, parpol yang membuka pendaftaran penjaringan yang ada di bumi reog, sudah menutup pendaftarannya. Yakni Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang sudah ditutup beberapa waktu lalu.
“Secara teknis saya saat ini memang hanya mendaftar bacabup di DPC PKB Ponorogo,” kata Didik, Jumat (31/5/2024).
Meskipun Partai Demokrat dan PAN Ponorogo sudah menutup pendaftaran, namun Didik menyebut bahwa pihaknya sudah menjali komunikasi dengan pengurus di Ponorogo dari 2 parpol tersebut. Selain dengan 2 parpol itu, Ia mengeklaim juga berkomunikasi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Parpol lain saat ini ada yang tidak buka pendaftaran, entah sudah ada calon atau malah pada detik-detik Pilkada 2024 nanti baru membuka pendaftaran, kita juga tidak tak tahu,” kata Didik yang karib dipanggil MDS (Mas Didik Subagio) tersebut.
Didik mengakui bahwa keputusan akhir mengenai surat rekomendasi berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masing-masing parpol. Namun, untuk mendapatkan surat rekomendasi tersebut, calon harus mendaftar dan mengikuti penjaringan melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat daerah.
“Inilah pentingnya kita menjalin komunikasi beberapa parpol di Ponorogo, meski saat ini belum daftar di partainya,” katanya.
Komunikasi Didik dengan beberapa parpol lain di Ponorogo ini, juga sejalan dengan anjuran Ketua DPC PKB Ponorogo, Ibnu Multazam, yang meminta seluruh Bacabup dan bacawabup yang mendaftar ke PKB untuk juga berkomunikasi dengan partai lain. Hal ini disebabkan karena PKB hanya memiliki 8 kursi legislatif di Ponorogo, sehingga diperlukan koalisi dengan partai lain untuk dapat mengusung calon bupati dan wakil bupati.
“Pak Multazam juga meminta saya untuk berkomunikasi dengan parpol lain. Tentu boleh dengan membawa nama PKB, karena sudah daftar,” pungkasnya. (End






