Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 15 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Pulau Bawean Gresik, diberangkatkan ke tanah suci. Mereka berasal dari Kecamatan Sangkapura, dan Tambak. Sebelumnya 7 CJH asal pulau tersebar berangkat terlebih dulu bersama rombongan dari Kabupaten Gresik.
Pelepasan CJH asal Pulau Bawean diiringi dengan kalimat talbiyah. Sehingga, membuat suasana menjadi haru. Tak sedikit dari mereka yang meneteskan air mata kebahagiaan, karena keluarga maupun saudaranya akan melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah.
Koordinator Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Babussalam cabang Bawean Zubaidi menuturkan, total 22 CJH asal Bawean. Diantaranya 6 orang dari Kecamatan Tambak dan 16 orang lainnya dari Kecamatan Sangkapura. “Yang sudah mendahului berangkat ke Gresik 7 CJH. Yang berangkat sekarang ada 15 orang,” tuturnya, Kamis (30/5/2014).
Sementara Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil mengatakan, CJH yang berangkat mudah-mudahan diberikan kesehatan, keselamatan serta kelancaran selama menjalankan ibadah di tanah suci. “Semoga diberikan kesehatan dan keselamatan serta kekuatan. Sehingga, bisa menyelesaikan semua rangkaian ibadah haji dan kembali lagi ke tanah air dengan selamat,” katanya.
Dirinya menceritakan berdasarkan informasi awal dari bandara CJH harus menggunakan ihrom. Kemudian di Makkah Insya Allah jamaah asal Gresik berkumpul di Mifalah. Posisi sekarang suhu disana diperkirakan 35 hingga 40 derajat celcius. Maka kesiapan fisik harus dalam kondisi baik dan stabil.
“Yang perlu diperhatikan adalah ketaatan saat menjalankan ibadah. Cari ibadah yang tidak melanggar, karena aturan disana berbeda dengan di Indonesia. Selain para CJH agar selalu menjaga kesehatan serta mengikuti segala arahan dari para petugas haji.
“Jaga pola makan, kesehatan sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar. Kemudian menjaga seluruh barang dan tetap menjaga kekompakan antar jamaah sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar,” katanya. [dny/kun]






