Magetan (beritajatim.com) – Usai dinyatakan gagal jadi Anggota DPR RI, Basuki Babussalam memilih untuk mencalonkan diri sebagai wakil Bupati Magetan. Pria asli Panekan, Magetan itu pertama kali mendaftarkan diri lewat Partai Amanat Nasional, sebagai tempatnya bernaung selama ini.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu mengaku bakal ‘membuka’ Magetan jika nanti dia diberi kesempatan oleh masyarakat untuk jadi pemimpin. Membuka Magetan yang dia maksud adalah membuka peluang agar Magetan bisa bekerjasama dengan wilayah lain yang sudah lebih dulu maju.
”Partai dideklarasikan untuk berkontribusi terhadap pembangunan. kader-kader partai kemudian diberi perintah. Kalau masyarakat setuju, maka kami berkontribusi dengan menempatkan tokoh kami di pemerintah,” kata Basuki saat mendaftarkan diri ke DPC PAN.
”Tentunya, Magetan ini banyak sekali potensi. Jika Magetan dibuka untuk menjalin kerjasama yang lebih baik dengan daerah lain yang sudah berkembang, maka bisa lebih maju lagi,” terang Basuki.
Meski dirinya adalah ‘orang dalam’ di PAN, Basuki tak lantas jumawa bakal dapat rekom dari partai berlambang matahari itu. Dia tetap mengikuti arahan dari DPP.
”Bismillah, ruangnya masih panjang. Tanggal 25 Agustus 2024 kan masih lama. Jika rekom turun kan tidak lagi partai per partai. Tapi, sudah koalisi atau gabungan partai. Tentunya sudah sesuai dengan instruksi DPP,” tambahnya.
Selain ke PAN, Basuki juga mendaftar ke PDIP. Rencananya, berikutnya bakal mendaftar ek Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Demokrat. [fiq/aje]






