Sidoarjo (beritajatim.com) – Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) didorong Pemkab Sidoarjo untuk mendaftarkan produk maupun jasanya ke dalam katalog eletronik (e-katalog) lokal.
Dorongan itu dilakukan sebagai upaya untuk memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri, terutama produk UMKM lokal oleh pemerintah daerah.
“Dari 176 ribu pelaku usaha mikro di Kabupaten Sidoarjo, baru 1.700 pelaku usaha mikro yang sudah masuk di e-katalog,” ucap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi saat membuka kegiatan Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Pemberdayaan UMKK pada Pengadaan Barang/jasa Pemerintah melalui katalog elektronik di Fave Hotel Sidoarjo Senin (27/5/2024).
Dia menjelaskan jika sudah masuk e-katalog nanti akan memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperluas promosi produknya. “Saya berharap setelah masuk dalam e-katalog juga dapat menjadikan pelaku UMKM naik kelas sejalan dengan program prioritas Bupati Sidoarjo sehingga adanya peningkatan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo,” harapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Anggota Komisi XI Indah Kurnia. Dia juga terus mendorong pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo untuk memperbaiki pengemasan, mempertahankan mutu produk sehingga jika masuk pada digital marketing pada e-katalong.
“Peningkatan kualitas produk ini akan memicu kepada peningkatan ekspor, dan minat membeli dalam negeri. Secara otomatis akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi negara kita,” katanya.
E-katalog merupakan sebuah aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh LKPP. Pada aplikasi tersebut tersedia berbagai macam produk yang dibutuhkan oleh pemerintah. Melalui e-katalog tersebut, pemerintah diwajibkan membeli produk UMKM. (isa/kun)






