Nganjuk (beritajatim.com) – Generasi muda sebagai tongkat estafet, tentunya harus melanjutkan perjuangan bangsa. Dalam upaya mendukung pendidikan generasi muda, LMI mengadakan bertema ‘Meet Up Sahabat Pintar LMI’.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut bertempat di Aula Rumah Makan Rakitos Nganjuk. Acara ini berisi rangkaian acara yang menarik dan bermanfaat mulai dari penyaluran bantuan biaya pendidikan secara simbolik tetapi juga ajang memepererat silaturahmi.
Agus Hariono, Manajer LMI Madiun-Nganjuk, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini tidak hanya penyaluran bantuan saja melainkan sebagai saran silaturahmi dan forum bersama untuk saling menguatkan, memotivasi, dan berbagi inspirasi di antara penerima beasiswa LMI (Sahabat Pintar) di Nganjuk.

Karenanya dalam kegiatan ini turut hadir juga para alumni penerima beasiswa Sahabat Pintar LMI yang saat ini sudah bekerja atau masih melanjutkan studi di perguruan tinggi untuk berbagi insipirasi dan motivasi dalam sesi dialog.
“Highlight utama dari kegiatan tentunya adalah penyaluran biaya pendidikan berupa beasiswa dan operasional pendidikan lainnya. Dimana secara simbolik telah diserahkan dana sebesar Rp48.300.000 untuk periode semester pertama tahun 2024 kepada 72 penerima manfaat,” jelasnya.
Kasi Kantor Kelurahan Werungotok, Bayu, yang turut hadir dala kegiatan menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan biaya pendidikan yang diberikan oleh LMI, sehingga dapat membantu anak-anak untuk dapat meneruskan pendidikannya yang mana hal ini nantinya akan sangat bermanfaat sekali bagi masa depan mereka.

“Senang sekali bisa ikut hadir dalam acara ini. Luar biasa sekali bisa mendengarkan langsung kisah-kisah dari penerima beasiswa LMI. Bahagia juga karena apa yang diinfaqkan bisa sangat bermanfaat. Semoga tambah berkah dan anak-anak penerima beasiswa menjadi orang-orang yang sukses di dunia dan akhirat,” tuturnya.
Kegiatan ini juga dilengkapi pemutaran video dokumenter Sahabat Pintar LMI yang berisikan kegiatan pemberian beasiswa secara rutin kepada siswa, proses pembinaan karakter dan kepribadian, pelatihan skill dasar, hingga pendampingan pasca lulus SMA, baik untuk yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi maupun memilih untuk bekerja.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen penting dalam mendukung pendidikan, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan memotivasi para penerima beasiswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat. [nm/ian]






