Surabaya (beritajatim.com) – Terinspirasi dari rujak Mandarin, Sandy Sumartono, Sous Chef Midtown Hotel Surabaya membuat rujak cingur khas Surabaya. Hasilnya menjadi juara pertama di ajang Festival Rujak Uleg Surabaya yang mengangkat tema “Rujak Uleg Kampoeng Pecinan”.
“Jadi terinspirasi dari rujak mandarin yang menggunakan bahan dasar kecombrang atau daun laos, yang dicampur dengan bumbu khas rujak Surabaya seperti petis, bawang putih, asam jawa, pisang klutuk, cabe diulek jadi satu kecuali kacang goreng yang ditabur di atasnya,” jelas Sandy Sumartono, Senin (20/5/2024).
Midtown Hotel Surabaya ingin masyarakat memahami sejarah makanan khas Surabaya ini. Sehingga, team midtown hotel Surabaya menampilkan dekorasi ala pecinan yang oriental.
“Dekorasi ini juga di ambil dari bahan-bahan bekas yang tidak terpakai di hotel, misalnya kardus dan botol bekas yang kita sulap menjadi hiasan Naga dan Gapura,” ujar Abdul Ghoffar, Food And Beverage Manager Midtown Hotel Surabaya.
Di dalam satu team Midtown Hotel Surabaya terdapat 4 orang. Satu orang membuatkan rujak uleg untuk panitia, 3 orang lain tidak berhenti bergoyang. [way/but]






