Surabaya (beritajatim.com) – Marselino Ferdinan, bintang muda Timnas U-23, kembali ke almamaternya, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), setelah mengikuti Piala Asia U-23 di Qatar. Pemain berusia 20 tahun ini datang bersama rekannya, Hugo Samir, untuk menemui pimpinan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) di ruang Dekanat FIKK, Kampus 2 Lidah Wetan, Jumat (17/5/2024).
Dr. Or. Muhammad, S.Pd., M.Pd, Koordinator Program Studi S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, menyampaikan bahwa kehadiran Marselino dan Hugo bukan hanya untuk kunjungan biasa, tetapi juga terkait progres studi mereka yang telah berjalan dua semester.
“Progres kuliah mereka sejalan dengan jadwal sebagai atlet profesional. Kami berharap mereka bisa lulus tepat waktu, syukur-syukur dalam 3,5 tahun saja,” ujarnya optimis.
Marselino sendiri mengungkapkan bahwa kedatangannya merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai mahasiswa FIKK UNESA. “Saat ini sedang libur kompetisi di Belgia, dan saya sedang istirahat sebelum pemusatan latihan menghadapi laga prapiala dunia melawan Irak dan Filipina bulan Juni mendatang,” jelasnya.
Ia juga menyempatkan diri untuk bertemu dengan teman-teman seangkatannya di program studi kepelatihan. “Selama ini saya harus membela KMSK Deinze di Belgia, jadi jarang bisa bertemu dengan mereka secara rutin,” tambah Marselino.
Ketika ditanya tentang karir sepak bolanya, pemain yang tampil memukau di ajang Piala Asia U-23 ini menegaskan komitmennya untuk tetap berkarir di liga Eropa. “Bermain di liga Eropa sangat membantu perkembangan saya karena iklim dan kompetisinya berbeda dengan di dalam negeri. Saya akan tetap berkarir di Eropa,” tegasnya di sela-sela makan siang.
Sebelumnya, Marselino adalah salah satu penerima beasiswa dari UNESA. Ia mengikuti jejak Rahmad Irianto, mantan pemain Timnas Indonesia yang juga menyelesaikan studinya di jurusan yang sama dengan jalur prestasi.(way/kun)






