Surabaya (beritajatim.com) – National University of Singapore (NUS) Business School mengumumkan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi para calon pemimpin masa depan dari Indonesia.
Melalui peningkatan beasiswa dan bantuan pendanaan untuk program Magister Sains (MSc) di tahun ajaran 2025/2026, NUS Business School ingin menarik lebih banyak talenta muda Indonesia untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan kawasan.
Direktur Program MSc NUS Business School, Aaron Goh menyebut Indonesia merupakan negara dengan potensi luar biasa dan memiliki banyak pemimpin muda yang berbakat.
“Melalui program-program kami, NUS Business School berkomitmen untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin yang efektif di era yang penuh tantangan ini,” ujar dia melalui zoom meeting di Surabaya, Rabu (15/4/2024).
Peningkatan Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Indonesia
NUS Business School menawarkan berbagai program MSc yang diminati oleh para profesional muda Indonesia, seperti MSc in Finance, MSc in Sustainable and Green Finance, MSc in Management, dan MSc in Strategic Analysis and Innovation (MSI).
Goh mengatakan MSc in Sustainable and Green Finance, yang fokus pada keuangan berkelanjutan merupakan salah satu program yang paling diminati.
“Hal ini menunjukkan komitmen generasi muda Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan dan masa depan planet kita,” ujar Goh.
Lebih lanjut, Goh menjelaskan bahwa NUS Business School memiliki program akselerasi MSc in Strategic Analysis and Innovation (MSI) yang dirancang khusus bagi para profesional muda yang ingin meningkatkan karir mereka dalam waktu yang singkat.
Beasiswa dan Bantuan Dana yang Kompetitif
NUS Business School menyediakan berbagai skema beasiswa dan bantuan pendanaan yang kompetitif bagi para pendaftar berprestasi. Pada tahun ajaran 2020 hingga 2024, 37% mahasiswa Indonesia di NUS Business School mendapatkan beasiswa atau bantuan pendanaan.
“Kami terus berupaya untuk meningkatkan jumlah beasiswa dan bantuan pendanaan bagi mahasiswa Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa talenta terbaik dari Indonesia memiliki kesempatan untuk belajar di NUS Business School, terlepas dari latar belakang finansial mereka,” kata Goh.
Testimoni Mahasiswa Indonesia
Rafi Damar, alumni Master of Science Strategic Analysis and Innovation (MSI) dari NUS Business School mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan yang diterimanya. Menurut dia, pengalaman belajar di NUS Business School sangat berharga.
Melalui program MSI, dia mendapatkan banyak ilmu dan keterampilan yang dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis di Indonesia.
“Selain itu, saya juga berkesempatan untuk membangun jaringan profesional dengan para mahasiswa dan alumni dari berbagai negara,” kata Damar.
Hilman Zainul, mahasiswa Indonesia lainnya yang saat ini mengikuti program MSI, juga memberikan komentar positifnya. Program MSI, kata dia, memberikannya kesempatan untuk belajar tentang isu-isu keberlanjutan lingkungan dan menerapkannya dalam dunia nyata.
“Saya yakin bahwa ilmu yang saya dapatkan di sini akan sangat bermanfaat bagi karir saya di masa depan,” kata dia.
Pendaftaran Dibuka
Pendaftaran untuk program Magister Sains (MSc) di NUS Business School untuk tahun ajaran 2025/2026 akan dibuka pada 1 Oktober 2024.
Calon mahasiswa dari Indonesia diimbau untuk segera mendaftarkan diri dan memanfaatkan berbagai peluang beasiswa dan bantuan pendanaan yang tersedia. [asg/beq]






