Bojonegoro (beritajatim.com) – Harga bawang merah di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro meroket. Padahal harga kebutuhan dapur lainnya cenderung stabil, bahkan cenderung menurun setelah momen Idulfitri 1445/2024 M lalu.
Salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro, Yuni mengungkapkan, harga kebutuhan pokok yang sempat tidak stabil saat Hari Raya, berangsur normal. Tidak terjadi fluktuasi harga signifikan.
“Kecuali bawang merah yang dulu (saat Idulfitri) tinggi, belum mengalami penurunan yang signifikan,” ujarnya, Sabtu (11/5/2024).
Harga bawang merah untuk kategori besar per kilogramnya mencapai Rp50 ribu. Dari puncak harga termahal mencapai Rp60 ribu.
Sedangkan untuk bawang merah kecil dan sedang Rp40 ribu per kilogram. Sementara bawang putih, stabil diharga Rp38 ribu per kilogram.
“Untuk bawang merah ini kami dapat dari petani lokal Bojonegoro. Sampai sekarang stoknya masih aman, baik yang kecil maupun besar,” terangnya.
Sementara harga kebutuhan bumbu dapur yang lain, tergolong normal. Seperti misalnya, harga cabai rawit per kilogram Rp25 ribu, cabai jenis tampar Rp30 ribu per kilogram, dan cabai hijau Rp15 ribu per kilogram.
Sedikit yang mengalami kenaikan adalah harga telur. Harga telur mengalami kenaikan seribu rupiah. Harga telur ayam sehingga menjadi Rp28 ribu perkilogram.
Salah seorang warga saat di Pasar Kota Bojonegoro, Lina mengungkap, momen-momen tertentu, seperti libur panjang dan hari besar menurutnya sering membuat harga kebutuhan pokok tidak stabil.
“Untuk kebutuhan dapur ini naik turunnya sedikit. Kecuali biasanya hari raya dan libur panjang” jelasnya. [lus/beq]






