Ponorogo (beritajatim.com) – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan oleh Polres Ponorogo. Dalam menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima, Polres Ponorogo menggelar screening untuk pasien katarak dan bibir sumbing di bumi reog. Screening dilakukan pada hari Senin (06/05) lalu, dengan diikuti oleh 19 orang untuk operasi katarak. Selain itu, juga ada 2 orang untuk screening bibir sumbing.
“Hari Senin lalu kita lakukan screening untuk pasien operasi katarak dan bibit sumbing,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo, Rabu (08/05/2024).
Dalam hasil screening tersebut, 6 orang dinyatakan memenuhi kriteria untuk operasi katarak. Kemudian untuk operasi bibir sumbing, dari 2 orang yang melakukan screening, hanya 1 anak yang dinyatakan lolos untuk operasi bibir sumbing. Beberapa peserta memang tidak memenuhi kriteria untuk dilakukan operasi, sebab terjadi kondisi tertentu. Seperti glaukoma, katarak yang disertai dengan hipertensi dan diabetes. Selain itu juga disertai visus mata yang masih baik. Meskipun begitu, tidak mengurangi semangat Polres Ponorogo dalam memberikan pelayanan yang terbaik.
AKBP Anton Prasetyo menjelaskan bahwa rencana selanjutnya adalah operasi katarak akan dilaksanakan oleh Biddokkes Polda Jatim di Klinik Abdihusada Utama Surabaya. Operasi katarak di Surabaya itu, rencananya akan dilakukan pada hari Sabtu (11/05) nanti. Sementara untuk operasi bibir sumbing, akan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung.
“Untuk operasi katarak akan dilakukan di Surabaya, sedangkan operasi bibir sumbing akan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung,” ungkap mantan Kapolres Madiun tersebut.
Kegiatan Bakti Kesehatan (Bakkes) ini, kata Anton merupakan bukti konkret dari kepedulian Polri, khususnya Polres Ponorogo Polda Jatim, terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain itu, sebagai bentuk dedikasi dan pengabdian jajaran korps bhayangkara di Ponorogo.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Ponorogo dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus sebagai bentuk dedikasi dan pengabdian,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, Anton menyebut bahwa Polres Ponorogo tidak hanya menjadi penegak hukum, tetapi juga menjadi mitra yang peduli dan berkualitas dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Dia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan rutin setiap tahunnya. Sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Ponorogo.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan bisa dilakukan rutin setiap tahunnya,” pungkas Anton. [end/but]






