Surabaya (beritajatim.com) – Eiger Adventure, brand perlengkapan luar ruang asli Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam melahirkan atlet panjat tebing kelas dunia dari Indonesia. Kali ini, Eiger menggelar kompetisi Eiger Climbing Series Pertama serentak di 4 kota: Surabaya, Bandung, Bali, dan Makassar.
Kompetisi ini khusus untuk anak-anak usia 10-13 tahun, dengan kategori Speed Classic Putra-Putri dan Lead Perorangan Putra-Putri. Selain sebagai ajang perlombaan, Eiger juga ingin menjadikan event ini sebagai wadah pembinaan dan promosi olahraga panjat tebing di kalangan anak muda.
Di Surabaya, kompetisi Eiger Climbing Series Pertama berlangsung di Toko Eiger Surabaya Barat pada 4-5 Mei. Papan panjat baru yang baru saja dipasang di toko Eiger ini juga diresmikan pada hari pertama kompetisi.
Menurut Galih Donikara, Eiger Adventure Service Team Advisor, papan panjat ini tidak hanya untuk kompetisi, tetapi juga untuk latihan dan pembinaan atlet muda. Eiger juga telah menyiapkan pelatih profesional mantan atlet panjat nasional untuk membina para atlet muda ini.
Dukungan penuh atas terselenggaranya Eiger Climbing Series datang dari FPTI Jawa Timur. Efendi, selaku Technical Delegate FPTI Jawa Timur, mengatakan bahwa Eiger selalu konsisten dalam mendukung pembinaan panjat tebing di Indonesia.
“Khususnya di Jawa Timur, Eiger selalu menjadi barometer dan andalan kami dalam pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi panjat tebing,” ujar Efendi.
Ronald Mamarimbing, Pelatih Eiger Climbing Center Surabaya mengatakan bahwa kompetisi ini adalah upaya untuk menghadirkan pembinaan prestasi untuk anak-anak dan sekaligus mempromosikan panjat tebing sebagai gaya hidup baru.
“Saat ini, panjat tebing mulai diminati banyak kalangan di Jawa Timur. Kompetisi ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak untuk terus berlatih dan berprestasi,” kata Ronald.
Eiger Climbing Series Pertama diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul atlet panjat tebing yang nantinya bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. [rea/suf]






