Tuban (beritajatim.com) – Direktur RSUD Dr. R. Koesma pastikan siap terima pasien rehabilitasi narkoba usai melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama BNNK Tuban.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Dirut RSUD setempat, Moh. Masyhudi dalam penanganan soal rehabilitasi pasien narkoba.
“Adapun nanti yang parah dapat di rawat inap, kalau yang tidak parah dapat kita terapi dengan psikologis dan rawat jalan,” ungkap Masyhudi.
Menurutnya, hingga saat ini persiapan di RSUD sudah semua, ada ruang rehabilitasi medis 2 kamar rawat inap dan untuk yang rawat jalan ada poli jiwa yang akan mengatasi permasalahan khususnya di BNNK.
“Proses ini sudah kita siapkan beberapa tahun lalu,” ucap paman Erina Gudono istri putra Jokowi itu.
Ia berharap dengan jalinan kerjasama dengan BNNK Tuban secara otomatis komitmen dalam membangun sinergi dan kolaborasi dengan lintas sektor.
“Harapan kami tentu masyarakat Tuban dapat terlayani dengan baik,” paparnya.
Terlebih kata Masyhudi ini bahwa sebelumnya poli jiwa untuk pasien rehabilitasi ini hanya di hari sabtu dan minggu saja, namun sekarang sudah tersedia pada setiap hari.
“Mereka korban kan sangat kasihan, karena dulu poli jiwa hanya Sabtu-Minggu, tapi sekarang hampir tiap hari dokternya sudah ada,” pungkasnya. [ayu/ian]






