Sampang (beritajatim.com) – Putra seorang mantan kepala desa (kades) bernama Efendi (20) warga Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, ditusuk pisau. Korban mengalami luka robek di bagian tangan.
Informasi yang berhasil diperoleh beritajatim.com, insiden berdarah itu bermula saat korban mendatanggi lokasi kejadian, Jumat (27/4/2024) kemarin. Dia meminta bagian uang hasil penggilingan batu.
“Korban mendatanggi lokasi kejadian di area penggilingan batu Desa Sokobanah Daya,” kata Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie, Minggu (28/4/2024).
Ia menambahkan, saat di lokasi, selang beberapa menit pelaku inisial Z (48) datang dengan mengendarai sepeda motor. Korban lalu meminta uang hasil penggilingan batu ke pelaku. Hanya saja Z seketika mengambil pisau di jok sepeda motornya dan langsung menyerang korban.
“Korban mengalami luka pada bagian tangan karena berusaha menangkis pisau pelaku,” imbuhnya.
Tak butuh waktu lama, beberapa jam kemudian Z berhasil diamankan aparat kepolisian. Diamankan bersama barang bukti sebilah pisau panjang 34 Cm lengkap beserta sarungnya.
“Berdasarkan pemeriksaan sementara, pemicu penganiayaan tersebut karena pembagian hasil pengilinggan batu yang tidak sesuai,” pungkasnya.
Akibat penganiayaan dengan senjata tajam itu, Z mendekam di tahanan Mapolres Sampang. Dia terancan dijerat dengan pasal 351 KUHP. [sar/but]






