Tuban (beritajatim.com) – Al (21), pelaku begal payudara asal Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban mengaku senang melakukan aksinya. Keterangan tersebut dinilai aneh, sehingga membuat Satreskrim POlres Tuban berencana menjalankan tes kejiwaan terhadap pelaku.
Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Rianto mengatakan, modus Al yakni berkeliling mengendarai sepeda motor. Dia mencari target ibu-ibu muda sesuai kriteria yang dia buat.
Saat mendapatkan target, pelaku langsung mendatangi korban dan meremas payudaranya.
“Korban begal payudara ini berinisial KR (30) dan HL (33) dengan TKP yang berbeda,” ucap AKP Rianto.
Diketahui Al ditangkap pada Rabu (24/4/2024) setelah Kepolisian menerima laporan adanya begal payudara yang meresahkan warga. Dari hasil laporan yang masuk, sudah ada dua wanita yang menjadi korban.
Al yang bekerja sebagai karyawan salah satu jasa cuci mobil di Kabupaten Tuban ini mengaku belum menikah. Sehingga dia nekat beraksi lantaran dorongan hasrat.
Bahkan saat rilis kasus, pelaku mengaku merasa senang melakukan pelecehan tersebut. Sembari tertawa kecil, Al mengutarakan sensasi yang dia rasakan ketika meremas payudara korban.
“Pingin demek mawon (ingin memegang saja), Pak,” ujar Al.
Lebih lanjut, Rianto mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan ahli jiwa untuk memastikan apakah pelaku memiliki gangguan kejiwaan atau tidak.
“Kemarin kita panggil tenaga medis tapi belum mengarah ke situ (pemeriksaan kejiwaan), kenapa? Karena hasil pemeriksaan petugas lancar-lancar saja, tidak ada kendala,” terang Rianto.
Sedangkan kondisi korban, kata Rianto, saat ini baik-baik saja. “Korban sudah kami mintai keterangan,” pungkasnya. [ayu/beq]






