Surabaya (beritajat.com) – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) membukukan kinerja positif di tahun 2023 dengan mencatatkan pertumbuhan bisnis yang signifikan.
Prudential Indonesia mengalami pertumbuhan 15% berdasarkan nilai premi baru yang disetahunkan (APE), dengan total pendapatan premi dan kontribusi sebesar Rp22 triliun dan total aset mencapai Rp66 triliun.
Prudential Syariah mencatatkan pertumbuhan 38% dengan total kontribusi bruto mencapai lebih dari Rp3,2 Triliun. Aset Prudential Syariah mencapai Rp6,7 Triliun, termasuk aset kelolaan investasi sebesar Rp5,5 triliun.
Kedua perusahaan menunjukkan komitmen kuatnya dalam melindungi generasi kini dan nanti melalui berbagai inisiatif, termasuk:
- Membayar klaim dan manfaat sebesar Rp17 triliun (Prudential Indonesia) dan Rp2,2 Triliun (Prudential Syariah).
- Menjaga tingkat solvabilitas yang sehat: 470% (Prudential Indonesia) dan 3.806% (Dana Perusahaan) dan 180% (Dana Tabarru’) (Prudential Syariah).
- Meluncurkan produk baru: PRULink Next Gen, PRULink Next Gen Syariah, dan PRUAnugerah Syariah (Prudential Syariah).
- Meningkatkan kualitas tenaga pemasar: 1.153 tenaga pemasar Prudential Indonesia meraih MDRT.
- Memperluas jangkauan PRUPriority Hospitals: 306 rumah sakit dengan layanan non-tunai di 91 kota di Indonesia.
Tony Benitez, Presiden Direktur Prudential Indonesia, bersyukur atas kepercayaan para nasabah, sehingga Prudential Indonesia dapat mempertahankan kepemimpinan di industri asuransi jiwa.
“Kami optimis dapat terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan perlindungan optimal bagi generasi kini dan nanti,” papar Tony.
Guna menjawab tantangan di industri terkait inflasi medis dan membengkaknya klaim kesehatan secara signifikan, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah meningkatkan kerja sama dengan mitra rumah sakit melalui PRUPriority Hospitals.
PRUPriority Hospitals hadir untuk
memberikan kualitas proteksi unggul dan menyeluruh, yakni dengan memberikan nilai lebih kepada nasabah berupa efektivitas proses persetujuan klaim, transparansi estimasi biaya
perawatan yang sesuai dengan jalur klinis di rumah sakit, serta peningkatan mutu layanan kesehatan berbasis bukti medis. Hingga April 2024, sudah ada 306 rumah sakit PRUPriority Hospitals dengan layanan non-tunai (cashless) yang tersebar di 91 kota di Indonesia.
Program literasi keuangan juga menjadi salah satu program utama kedua perusahaan dalam meningkatkan literasi dan penetrasi asuransi di Indonesia. Sepanjang tahun 2023, kedua
perusahaan telah menjangkau lebih dari 16 juta orang yang menyasar kaum perempuan, remaja, hingga anak-anak, guna meningkatkan pengetahuan dasar akan manajemen keuangan
dan pentingnya proteksi bagi diri dan keluarga.
“Kami terus berupaya memberikan dampak positif untuk masyarakat terkait keuangan syariah. Selain membantu mengelola proteksi berbasis syariah untuk keluarga Indonesia yang
menerapkan prinsip saling tolong-menolong antar sesama, kami senantiasa melangkah bersama membawa tujuan hidup penuh berkah dengan memberikan manfaat berkelanjutan untuk sesama melalui peningkatan literasi keuangan, penetrasi asuransi keuangan syariah melalui kolaborasi strategis dengan asosiasi, organisasi Islam, dan institusi pendidikan danbberbagai pihak untuk memperkuat ekosistem syariah,” tandas Iskandar Ezzahuddin, Presiden Direktur Prudential Syariah. [rea/ian]






