Pasuruan (beritajatim.com) – Selama tiga bulan terakhir, Indeks Kepuasan RSUD Bangil terus menurun. Terhitung pada bulan Januari hingga Maret 2024 kemarin, kualitas pelayanan di RSUD Bangil turun secara signifikan.
Humas RSUD Bangik, Hayyat, mengatakan kepuasan masyarakat menurun karena masalah digital. Di antaranya yakni menunggu lama waktu di IGD hingga tidak bisa daftar karena trouble teknis elektronik.
“Meski kepuasan masyarakat menurun, tapi masih dalam keadaan masih bagus. Keluhannya karena lama menunggu hingga daftar yang tersendat karena trouble,” katanya, Senin (22/4/2024).
Sementara itu, Abdul Rouf anggota komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa problemnya dari pengantaran pasien. Meski ruang IGD penuh, mobil pengantar pasien terus mengantarkannya.
Sehingga membludaknya pasien yang menunggu diruang IGD tanpa ada penanganan yang serius. Hal ini yang mengakibatkan turunnya indeks kepercayaan masyarakat.
“Meski pelayanan RSUD Bangil darintahun ke tahun meningkat tapi masih banyak kekurangannya. Salah satunya pelayanan antar ambulan yang terus mengantar pasien meski IGD penuh,” jelasnya.
Rouf juga berharap agar permasalahan ini segera teratasi dan masyarakat bisa merasakan pelayanan yang baik. [ada/beq]






