Surabaya (beritajatim.com) – Kiranti menjadi minuman paling segmental dan mampu bertahan dan menjadi pemimpin di pasar minuman kesehatan wanita.
Mengukuhkan 30 tahun hadir sebagai minuman kesehatan alami dari Nusantara, Kiranti mengukuhkan diri sebagai minuman heritage dan menggandeng keluarga penyanyi legendaris Nola Be3 sebagai Brand Ambassador mereka.
Menurut Donny, CEO PT Cayadewi Sehat Indonesia, OT Group, Kiranti menjadi pilihan pulihan juta wanita saat mentruasi karena kualitas dan konsistensi pembuatannya sendiri. Walaupun dibuat di pabrik dengan menggunakan mesin berteknologi modern, bahan-bahan yang digunakan semuanya fresh.
“Kami bisa menjamin bahan yang kami gunakan benar-benar rempah rimpang yang segar dan bukan ekstrak. Bahkan kami tidak menyediakan stok banyak di gudang, melainkan stoknya kami simpan di tanah, alias baru akan di panen oleh petani kami jika akan diolah menjadi Kiranti,” papar Donny.
Tak heran jika di pabrik tak banyak tumpukan bahan baku seperti kunyit, jahe hingga gula merah. Sistem just in time yang diterapkan mampu menjaga semua olahan segar.
“Kami pun tak sembarang membeli jahe dan kunyit dari pasar. Melainkan kami memiliki petani khusus dan hanya membeli jahe dan kunyit dari dua daerah yakni Probolinggo dan Ponorogo dan tak menggunakan pengawet,” akunya.
Lebih dari sekadar meredakan nyeri haid, Kiranti membantu menyehatkan sistem reproduksi wanita, menghilangkan keputihan, dan mengatasi bau badan.
Hal ini membuat Kiranti percaya diri meluncurkan jaminan AHA (Alami, Halal, Aman).
Kekuatan Tradisi dan Inovasi Modern
Kiranti memadukan resep jamu turun-temurun dengan teknologi modern, menghasilkan produk berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan wanita masa kini.
Pada momen spesial ini, Kiranti meluncurkan kampanye “WARISKAN KEKUATAN” dengan menggandeng penyanyi ternama Nola Be3 dan keluarganya sebagai Brand Ambassador. Kampanye ini bertujuan untuk menginspirasi perempuan Indonesia dalam mewariskan tradisi minum jamu dan menjaga kesehatan reproduksi dari generasi ke generasi.
“Kiranti bukan sekadar minuman kesehatan, tapi juga simbol kekuatan dan warisan budaya Indonesia. Kami ingin mengajak perempuan Indonesia untuk terus melestarikan tradisi minum jamu dan merasakan manfaat luar biasa dari kekayaan alam Nusantara,” tandasnya. [rea/ian]






