Gresik (beritajatim.com) – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan usahanya di beberapa ruas jalan ditertibkan oleh petugas Satpol PP Gresik. Mereka yang biasanya mangkal di Jalan Gubernur Suyono dan Jalan Usman Sadar tidak mengetahui ada petugas yang menertibkan.
Kepala Dinas Satpol PP Gresik, AH.Sinaga menuturkan, penertiban PKL tersebut berdasarkan Perda nomor 2 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum.
“Kami melaksanakan tugas atas dasar aturan perda itu. Pasalnya, banyak PKL yang memanfaatkan trotoar jalan umum untuk berdagang,” tuturnya, Kamis (18/4/2024).
Ia menambahkan, sebelum melakukan penertiban, anggotanya di lapangan sudah melakukan sosialisasi adanya larangan berjualan di atas trotoar jalan umum.
“Anggota kami sudah memperingatkan beberapa kali. Tapi mereka pedagang PKL tetap tidak bisa ditertibkan. Akhirnya petugas melakukan penyitaan,” imbuhnya.
Sejumlah barang milik PKL yang disita adalah timbangan, terpal, payung, kursi, dan meja. Barang kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Gresik.
“Bagi PKL yang mau mengambil barangnya kembali, wajib membawa identitas, dan diperingatkan tidak boleh berdagang ditempat trotoar maupun bahu jalan,” ungkap Sinaga.
Sementara itu, Wardi (57) salah satu PKL yang berjualan bakso mengaku dirinya memang salah. Sebab berjualan di atas trotoar jalan maupun bahu jalan. Tetapi hal itu dilakukan agar dagangan laku.
“Kalau berjualan di dalam pembelinya sepi. Biasanya mereka lebih suka beli di pinggir jalan tidak harus memarnir kendaraannya,” ujarnya. [dny/but]







3 Komentar
APA NGGAK SANGAT TELAT,…….. JANGAN HANYA GUBSUR & USDAR SAJA …….
SAMANHUDI, Dr SOETOMO ……. BAGAIMANA
AKIMKAYAT, MH THAMRIN, BAGIMANA SAMPE” ATAP RUMAH TERJANG TROTOAR ……. TAPI KOK DAPET ADIPURA YE …..
*🆘LOGIKA AKAL SEHAT, SIAPKAN AREA JUALAN DI TEMPAT LAIN, SEBELUM TERTIBKAN DENGAN TEGAS, TAK ADA KATA TERLAMBAT🆘
Saya warga Lamongan saat mampir di Ramayana Gresik juga banyak PKL yang memenuhi bahu jalan. Sehingga sulit bagi pengendara kendaraan bermanuver.
Semoga ada perubahan lebih baik.