Sumenep (beritajatim.com) – Banyaknya rumah kosong ditinggal penghuninya mudik menjadi atensi khusus Polres Sumenep di masa Lebaran 2024.
Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso menyatakan sudah meminta pada seluruh jajaran Polsek untuk mengaktifkan patroli di lingkungannya.
“Kami sudah meminta untuk peningkatan kegiatan patroli di masa mudik lebaran seperti ini, untuk meminimalisir gangguan kamtibmas,” katanya, Selasa (9/4/2024).
Selain itu, lanjut Kapolres, pihaknya juga meminta agar Babinkamtibmas keliling ke perumahan dan kampung-kampung warga secara intens, untuk memantau situasi kamtibmas.
“Kan banyak rumah kosong ditinggal mudik penghuninya. Nah untuk meningkatkan keamanan, saya sudah minta agar Babinkamtibmas ini keliling. Pantau situasi dan keadaan,” tukasnya.
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2024, Polres Sumenep mendirikan 16 pos, untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2024. 16 pos tersebut terdiri dari 12 pos pengamanan, 2 pos pelayanan, dan 2 pos terpadu.
Untuk pos pengamanan, lokasinya di tempat-tempat wisata dan di pertokoan. Sedangkan untuk pos pelayanan disiapkan di Terminal Arya Wiraraja dan di Pelabuhan Kalianget.
Sementara Pos Terpadu berada di Jl. Trunojoyo depan Masjid Jamik, dan di Prenduan yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Pamekasan.
“Pos-pos itu juga difungsikan sebagai pusat informasi dan tempat istirahat bagi pemudik yang tengah melakukan perjalanan. Untuk pos terpadu, selain personel Polri, juga ada dari instansi samping seperti TNI, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan. Sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan dan kelengkapan lainnya seperti ambulans juga kami siapkan di lokasi,” ungkap Kapolres. [tem/beq]






