Sumenep (beritajatim.com) – Polres Sumenep melakukan tes urine pada para sopir bus di Terminal Arya Wiraraja, Sumenep, Madura, Senin (8/4/2024). Tes urine secara mendadak itu dilakukan untuk sopir dan kondektur bus.
Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan, tes urine ini bertujuan untuk memastikan bahwa para sopir bus tidak mengonsumsi narkoba atau obat-obat terlarang lainnya.
“Dengan tidak mengkonsumsi obat-obatan terlarang, dapat mendorong terciptanya transportasi publik yang lebih aman dan nyaman bagi penumpang,” katanya.
Tes urine terhadap kru bus tersebut merupakan rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2024, untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan para pemudik yang menggunakan angkutan umum.
“Keselamatan penumpang merupakan prioritas kami dalam operasi ini. Dari tes urine tadi, Alhamdulillah semuanya negatif. Tidak ada yang terindikasi menggunakan obat-obatan terlarang,” ungkapnya.
Selain melakukan tes urine, Kapolres beserta Satlantas juga melakukan pengecekan kelaikan angkutan lebaran. Hasilnya, armada angkutan lebaran di Terminal Arya Wiraraja Sumenep dinyatakan laik jalan.
“Bagi penumpang, kalau misalnya pak sopir ini kebut-kebutan saat mengemudikan bus, silahkan ditegur saja. Ini demi keselamatan semuanya,” ujar Kapolres.
Setelah menyempatkan diri ngobrol dengan para penumpang bus, Kapolres pun membagikam snack untuk camilan selama perjalanan. Selain itu, juga memberikan bingkisan kepada para sopir bus. [tem/suf]






