Gresik (beritajatim.com) – PT Solusi Bangun Beton (SBB) yang merupakan anak usaha PT Semen Indonesia (persero) Tbk, atau SIG terus agresif mengembangkan usahanya. Untuk mendukung ekspansinya itu, SIG mengoperasikan Ready-mixed Batching Plant Subang yang berlokasi di Kawasan Intijaya Subang Industri, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Keberadaan Batching Plant SBB Subang itu juga sebagai strategi upaya memperluas jaringan produk beton siap pakai atau ready-mixed concrete. Tujuannya untuk mendukung pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di wilayah Subang dan sekitarnya.
Batching Plant SBB Subang dibangun dengan kapasitas volume produksi sebesar 60 meter kubik per jam. Layanan Batching Plant SBB Subang bakal meliputi Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Majalengka.
Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, banyaknya kawasan perindustrian dan pergudangan baru di Subang, termasuk Kawasan Intijaya Subang Industri yang belum lama ini operasional, menjadi peluang bagi SIG untuk turut mengembangkan kawasan industri dan komersil di Jawa Barat.
Hal ini juga sejalan dengan kesiapan SIG dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban, yang menjadi pelabuhan besar bersama dengan Pelabuhan Tanjung Priok dan menjadi bagian dari rantai pasok global.
“Keunggulan infrastruktur tersebut mampu menjadi peluang bagi pertumbuhan perekonomian termasuk sektor konstruksi sehingga menjadi potential market bagi SIG dan anak usahanya,” katanya, Jumat (5/04/2024).
Keberadaan Batching Plant ini, lanjut dia, semakin memperkuat posisi SIG dan mengisi pasar beton siap cetak di wilayah Subang dan sekitarnya. Hingga saat ini, SIG telah memiliki 59 batching plant aktif yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
“Di tengah kondisi pasar yang semakin kompetitif, terus berupaya menciptakan peluang melalui pengembangan diversifikasi produk,” ungkapnya.
Tahun lalu SIG berhasil mencatatkan peningkatan volume penjualan sebesar 10% menjadi 40,62 juta ton, terutama dari pertumbuhan penjualan pada segmen curah dan ekspor.
Porsi penjualan segmen curah tercatat sekitar 29% dari total volume penjualan domestik yang mencapai 33,109 juta ton pada 2023, di mana sektor beton siap pakai menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan penjualan segmen curah domestik SIG. [dny/but]






