Surabaya (beritajatim.com) – Persada Indonesia, rayakan moment milad dengan manasik travel di ICBC Square Surabaya. Targetnya Persada Indonesia tahun ini bisa memberangkatkan 6 ribu jamaah umroh.
Syarif Hidayatullah, CEO Persada Indonesia, mengatakan, moment milad ini spesial, pihaknya ingin memberikan pengalaman yang berbeda bagi para jamaah dengan manasik travel yang berbeda. Salah satunya pelayanan khusus dengan pendampingan Ustadzah Oki Setiana Dewi.
“Saat ini Persada Indonesia sudah memberangkatkan 5 ribu jamaah akan berangkat umrah tahun ini. Tahun lalu total yang berangkat sebanyak 4.500 jamaah. Target kami 6 ribu jamaah.”
Syarif menambahkan, “Yang berangkat umroh di edisi Milad kali ini hampir 700 jamaah. Keberangkatan dilakukan pada tanggal 18 dan 22 April. Jamaah tak hanya dari Indonesia tetapi juga jamaah dari Republik Ceko, Afghanistan, dan WNI dari Amerika,” jelas Syarif.
“Ekonomi memang belum membaik. Bahkan pasca pandemi naik 2-3 kali lipat. Namun, kami optimis industri umrah akan terus berkembang,” ujar Syarif.
Persada juga melakukan transformasi digital dengan mengubah hampir 90% timnya menjadi under 30 tahun dan fokus pada target marketing digital. “90% jamaah kami terpapar informasi Persada via WA dan video call. Bisnis travel umrah harus mengikuti perkembangan zaman,” jelas Syarif.
Persada memiliki rencana untuk membuka kantor cabang di Depok, Semarang, NTB, dan Sulawesi. Syarif melihat potensi besar di pasar Sulawesi, Maluku, dan NTB.
Tantangan terbesar dalam industri umrah saat ini adalah umrah mandiri, di mana banyak jamaah yang tertipu karena pengelolaan yang masih tradisional. Persada berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang profesional dan terpercaya dengan mengubah brand dan strategi bisnisnya setelah pandemi.
Persada optimis industri umrah akan terus berkembang dan menjanjikan dengan strategi pricing yang tepat dan fokus pada pelayanan maksimal.[rea/kun]






