Situbondo (beritajatim.com)- Mensos Tri Rismaharini menunjukkan kepeduliannya terhadap kasus kekerasan yang dilakukan ayah kandung terhadap anak balitanya di Situbondo, Jawa Timur. Risma turun tangan langsung untuk menemui korban dan keluarga, memberikan solusi, serta pendampingan.
Kasus ini bermula dari hubungan tidak harmonis antara suami dan istri, di mana sang ayah melampiaskan kemarahannya pada anak mereka yang berusia 2 tahun. Video kekerasan tersebut viral dan menarik perhatian Mensos Risma.
Risma bertemu dengan pelaku dan orang tua dari istrinya, serta meninjau langsung kondisi sang anak. Dengan suara bergetar, Risma meminta pelaku berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya dan melindungi anaknya.
Risma juga berjanji untuk memulangkan istri pelaku dari Singapura dan memberikan pelatihan kerja bagi mereka di Sentra milik Kemensos di Bali. Ia berharap agar mereka bisa bekerja sama dan tidak mengungkit masa lalu demi masa depan anak-anak mereka.
Meskipun kasus ini sudah ditangani oleh kepolisian dan diselesaikan secara kekeluargaan, Kemensos tetap memberikan bantuan dan pendampingan. Hasil asesmen menunjukkan bahwa kedua anak dalam kondisi baik, dan pelaku tidak mengalami gangguan jiwa.
Mensos Risma memberikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi anak berupa nutrisi, perlengkapan kebersihan diri, diapers, boneka, dan mainan. Bantuan sembako dan perlengkapan kebersihan diri juga diberikan kepada kakek korban.
Tindakan Mensos Risma dalam kasus ini menunjukkan kepeduliannya terhadap masalah sosial dan komitmennya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Berikut beberapa poin penting dalam kunjungan Mensos ini di antaranya Mensos Risma turun tangan langsung untuk menangani kasus kekerasan ayah pada anak di Situbondo.
Selain bertemu dengan pelaku dan keluarga korban, serta memberikan solusi dan pendampingan. Pihaknya berjanji untuk memulangkan istri pelaku dari Singapura dan memberikan pelatihan kerja bagi mereka.
Kemensos memberikan bantuan ATENSI bagi anak dan kakek korban. Hal ini sebagai bagian dari kepeduliannya terhadap masalah sosial dan komitmennya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. [aje]






