Gresik (beritajatim.com) – Diduga melayani prostitusi di Bulan Ramadhan, 4 pekerja seks komersial (PSK) di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik, diamankan polisi. Mereka kepergok saat aparat penegak hukum tersebut melaksanakan kegiatan Harkamtibmas dalam rangka Operasi Pekat 2024.
Sasaran Operasi Pekat kali ini difokuskan pada tindak pidana peredaran narkoba, prostitusi, judi, senjata tajam, dan peredaran minuman keras (Miras).
Patroli yang dilakukan Polsek Cerme tersebut, menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait masih adanya penyakit masyarakat, atau pekat yang masih marak.
Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo menuturkan, sasaran razia yaitu warung atau tempat yang diduga sebagai lokasi prostitusi, miras, narkoba, dan judi secara terselubung di Dusun Betering, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme.
“Dalam operasi pekat ini kami juga melibatkan personel gabungan dari Polsek Benjeng, Duduksampeyan, dan Polsek Balongpanggang,” tuturnya, Minggu (30/03/2024).
Perwira pertama Polri itu menambahkan, sasaran pertama terkait dugaan prostitusi mendatangi warung milik berinisial R. Di tempat tersebut ada beberapa kamar kontrakan tapi tidak ditemukan hasil.
Pada sasaran kedua, di lokasi tempat kontrakan milik berinisial W ditemukan beberapa wanita yang diduga sebagai PSK yang sedang menunggu tamu pria hidung belang.
“Beberapa perempuan yang diduga sebagai PSK tersebut selanjutnya dibawa ke Polsek Cerme guna dilakukan pendataan dan upaya pengungkapan praktik prostitusi maupun Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
“Dari hasil interogasi dan penemuan di lokasi, diamankan keempat wanita yang diduga sebagai PSK. Namun, setelah pemeriksaan, mereka tidak terbukti melakukan kegiatan prostitusi. Sehingga, dalam penanganan selanjutnya, mereka akan dilimpahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Gresik untuk dilakukan pembinaan dan pemeriksaan kesehatan,” imbuhnya.
Andik Asworo menjelaskan tujuan Operasi Pekat ini juga untuk menunjukkan kehadiran Polri ada ditengah masyarakat dan berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mendengarkan apa saja permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di Kecamatan Cerme.
“Kami berpesan apabila ada terjadi gangguan kamtibmas agar menghubungi Bhabinkamtibmas selaku pembina Harkamtibmas di wilayah binaannya,” paparnya. (dny/ted)
https://www.youtube.com/watch?v=61vQtfcX6IY






