Ponorogo (beritajatim.com) – Jelang Lebaran Idul Fitri 1445 hijriah, bakal ada pasar malam di Alun-alun Ponorogo. Pasar malam di jantung kota bumi reog ini, merupakan tradisi yang sudah berlangsung sejak dulu saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Masyarakat pun harus mencatat jadwal mulainya pasar malam pada bulan Ramadhan tahun ini. Pasar malam dimulai tanggal 31 Maret hingga nanti tanggal 22 April 2024.
“Pasar malam insyaallah ada di Alun-alun Ponorogo. Dimulai tanggal 31 Maret hingga 22 April 2024,” kata Kepala Bidang Pengelola Pasar Dinas Perdakum Ponorogo, Okta Hariadi, Selasa (26/03/2024).
Okta menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pendaftaran untuk bagi pelaku usaha atau usaha mikro kecil menengah (UMKM). Rencananya, ditargetkan ada 200 pelaku usaha atau UMKM yang akan memenuji pasar malam di Alun-alun Ponorogo.
“Ya rencananya ditarget ada 200 pelaku UMKM yang berjualan nantinya di Alun-alun. Namun, ya nanti kita lihat dulu spacenya, ada atau tidak. Ya akhirnya nanti menyesuaikan yang ada di lapangan,” katanya.
Dari target pedagang yang akan berjualan di Alun-alun Ponorogo, Okta memprioritaskan pelaku usaha asal Kabupaten Ponorogo. Sehingga keramaian pasar malam di Alun-alun Ponorogo, dampak ekonominya bisa dinikmati oleh masyarakat Ponorogo sendiri.
“Untuk pelaku UMKM luar kota maksimal hanya 30 persen. Sebanyak 70 persen kita prioritaskan untuk pelaku usaha asal Ponorogo,” katanya.
Ada berbagai ukuran lapak yang akan disewakan di Alun-alun Ponorogo. Mulai dari lapak ukuran 2 meter x 2 meter, 2 meter x 3 meter, 2 meter x 4 meter, 3 meter x 3 meter, 3 meter x 4 meter dan yang paling luas 4 meter x 5 meter. Retribusi yang dibebankan kepada para pelaku usaha ini, sebanyak Rp1.500 per meternya. Ditargetkan, pendapatan dari persewaan lapak di pasar malam ini, lebih dari Rp 350 juta.
“Tahun lalu pendapatan dari lapak Rp350 juta, ya tahun ini diharapkan lebih dari Rp350 juta,” pungkasnya. [end/but]






