Gresik (beritajatim.com) – Keberadaan proyek strategi nasional (PSN) berdampak pada penjualan brand PT Semen Indonesia (persero) Tbk atau SIG. Tahun lalu perusahaan dengan kode emiten SMGR itu mencatatkan penjualan sebanyak 40,62 juta ton atau meningkat 10% dibandingkan periode sebelumnya.
Peningkatan penjualan tersebut didorong oleh penjualan semen curah domestik dan ekspor seperti pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur, Jalan Tol Trans Sumatera, serta proyek-proyek strategis nasional lainnya.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menuturkan, SIG selalu siap untuk berkontribusi dalam setiap pembangunan di Indonesia. Termasuk infrastruktur IKN Nusantara.
“Saat ini, SIG memasok 3.000 hingga 4.000 ton per hari untuk mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur IKN Nusantara. Mulai Desember 2022 hingga Februari 2024, SIG telah memasok 400 ribu ton bahan bangunan dari fasilitas di Balikpapan dan Samarinda,” tuturnya, Rabu (20/03/2024).
Terkait dengan itu, SIG siap memastikan kelancaran pasokan dan kualitas produk untuk mendukung percepatan pembangunan IKN melalui fasilitas di Balikpapan dan Samarinda.
Ia menambahkan, pembangunan insfrastruktur IKN Nusantara, produk bahan bangunan SIG digunakan untuk berbagai paket pekerjaan, seperti Istana Negara, Kantor Presiden, dan Lapangan Upacara yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) hingga Jalan Tol IKN Seksi 3A (Karangjoang-KKT Kariangau), Seksi 3B (KKT Kariangau-Simpang Tempadung), dan Seksi 5A (Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang).
“Keberadaan jalan tol yang akan terhubung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda ini diharapkan dapat mempersingkat jarak tempuh dari Balikpapan menuju KIPP IKN dari sebelumnya sekitar 2 jam menjadi 45 menit,” imbuhnya.
Selain itu, kata Vita Mahreyni, semen SIG juga digunakan untuk infrastruktur pendukung KIPP, yaitu Intake Sepaku dan Bendungan Sepaku. Infrastuktur ini akan berfungsi sebagai sarana penunjang untuk mencukupi kebutuhan air baku di IKN yang bersumber dari Sungai Sepaku yang berfungsi sebagai pengendali banjir di IKN. [dny/but]






