Surabaya (beritajatim.com) – Film Kartolo Numpak Terang Bulan telah tayang di seluruh bioskop di Indonesia sejak 14 Maret 2024. Film ini didedikasikan untuk dua komedian ludruk Cak Sapari dan Cak Eko Tralala, yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Di balik itu, ada kebanggaan tersendiri bagi SMK Dr Soetomo Surabaya (Smekdors). Mereka turut terlibat dalam pembuatan film bergenre komedi tersebut. Smekdors mengirimkan siswanya untuk andil dalam produksi film ini.
Pada Senin (18/3/2024) petang, setidaknya ada 65 guru Smekdors yang meluangkan waktunya khusus untuk menggelar nonton bareng (nobar) di CGV Maspion Square Surabaya, sekaligus memberikan apresiasi kepada para siswa yang terlibat dalam proses syuting film tersebut.
“Alhamdulillah, karya anak-anak kita bisa diputar dan ditonton di seluruh bioskop di seluruh Indonesia,” ungkap Wakil Kepala Kesiswaan Smekdors Supardi dengan bangga.
Pemberian apresiasi ini tentu memberikan dorongan dan semangat bagi siswa. Sehingga, hal ini dapat menumbuhkan jiwa kreatif dan inovatif siswa.
Dikatakan Kepala Smekdors Juliantono Hadi, bahwa dengan agenda nobar, para guru juga akan mengetahui sejauh mana siswa Jurusan Perfilman Smekdors mampu berkontribusi dalam dunia perfilman Indonesia.
Di sisi lain, keberhasilan yang diraih oleh siswa tersebut juga akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi para guru. “Guru-guru yang mengajar siswa akan tahu karya anak-anak dan mengapresiasi apa yang dikerjakan muridnya,” tutur Anton, sapaannya itu.
Ditemui usai nobar, tokoh utama film yang turut hadir dalam agenda ini, Cak Kartolo mengaku senang bisa terlibat langsung dalam film ini.
Kendati demikian, ia juga sempat heran lantaran dengan background sebagai seniman ludruk, ia justru dipercaya untuk terlibat dalam produksi film yang prosesnya dikatakannya cenderung serius.
“Sungkan, soalnya filmnya gitu, gurunya pintar. Saya heran, pemain ludruk tapi dipercaya jadi (pemeran) begitu. Soalnya biasa guyon malah jadi keras,” ungkapnya.
“Pesan untuk anak-anak yang masuk ke dunia film, menurut saya tidak gampang. Harus hafal skenario, tidak seperti main ludruk, ya,” sambungnya.
Di sejumlah tempat lain, apresiasi juga terus mengalir. Salah satunya datang dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Eri menilai, film ini menjadi spesial karena selain mengenalkan tokoh legenda ludruk Surabaya, kru film ini juga melibatkan para siswa Smekdors.
Untuk diketahui, film Kartolo Numpak Terang Bulan ini didedikasikan untuk dua komedian ludruk, Cak Sapari yang meninggal dunia pada 15 September 2022 dan Cak Eko Tralala yang meninggal pada 24 November 2023.
Adapun film ini dibintangi oleh Cak Kartolo (Cak Kartolo), Ning Kastini (NIng Tini), Alda Yunalvita (Sari), Arief Wibhisono (Jon), Dewi Kartolo (Dewi) dan lainnya. [ipl/but]






