Sidoarjo (beritajatim.com) – Sukses dengan single pertama berjudul Jayandaru, Skedar Muzik meluncurkan single kedua dengan judul ‘Tebal’. Single dengan personil keseluruhan arek Sidoarjo ini memang sudah menjadi bagian dari rilisan trilogi dari tiga lagu SkedarMusik yang berjudul Jayandaru, Tebal dan Totalan Mburi.
Maka per bulan Februari 2024, Skedar Muzik fokus untuk mempromosikan Tebal. Materi Tebal mengalami re-arranged ulang dari rilisan sebelumnya.
Dan setelah melalui proses re-production mulai dari rekaman ulang, sampai mixing yang mixingnya kali ini dihandle oleh Julian, music director dari NdarboyGenk, lahirlah Tebal dengan aransemen baru yang lebih fresh dan lebih ambyar.
Proses produksi yang dimulai lagi oleh Lico sang vocalis, Dape sebagai Raper, Teddy di keyboard, Andre pada kendang dan Daniel si drummer dari Studio Basecamp SkedarMusik yaitu RMJ Records sampai ke Studio Julian di Jogja hingga per 25 Januari 2024, Master Single “Tebal” sudah finish proses produksinya.
Lagu yang diciptakan oleh Skedar Lico, sang vokalis, ini menceritakan tentang hubungan yang mulai mengalami kebosanan namun salah satu dari pasangan ini tidak mengkomunikasikan nya dengan baik.
“Istilah Tebal ini adalah perumpamaan seperti sebuah layang-layang yang sudah putus setelah diterbangkan tinggi, bukan Tebal yang secara bahasa Indonesianya lawan dari tipis, melainkan putus,” ucapnya di sela-sela rilis single Tebal di Cafe Clay Kav DPR Sidoarjo Sabtu (16/3/2024).
Langkah awal setelah finishing re-master, dan pastinya sudah disetujui label dalam hal ini J83 Entertainment maka Skedar Muzik langsung rilis di platform digital per tanggal 5 Februari 2024 dengan promosi di medsos.
Selanjutnya adalah rangkaian promo yang diawali dengan Press Conference Tebal serta colab dengan artis atau talent talent yang sudah direkomendasikan label.
Sambil berjalan promo, juga sudah produksi Video Lyric. Sempat mengalami kendala yang terjadi dikarenakan jadwal promo bertepatan dengan masa Pilpres dibulan Februari 2024. Namun setelah masa tenang pasca Pilpres terlewati, minggu ketiga bulan Februari sudah mulai bisa memulai rangkaian kegiatan promo Tebal.
Sehingga kedepan, Tebal bisa diterima seluruh penikmat musik Jawa di Indonesia dan mewakili perasaan bagi siapapun yang pernah mengalami di posisi sangat mencintai namun diabaikan oleh pasangannya.
“Tebal ini perumpamaan sebagai peringatan. Istilahnya sudah menjalin hubungan serius secara jauh, atau istilah sebuah layang-layang sudah terbang tinggi, kemudian putus dan banyak yang memperebutkan. Jelas ini sebuah perjuangan sia-sia. Pesannya, jangan sia-siakan sebuah perjuangan, pertahankan sampai tujuan,” tutup Lico mengisahkan. (isa/kun)






